“Kami sangat bersyukur atas prestasi yang kami raih. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi tim,” ujarnya.

Dalam proses persiapan, tim melakukan penelitian, menyusun materi secara sistematis, serta mengikuti latihan intensif termasuk simulasi presentasi. Keterbatasan waktu dan tingginya tingkat persaingan antaruniversitas disebut menjadi tantangan utama yang berhasil diatasi melalui konsistensi dan koordinasi.

Moh. Alvin Maulana mengungkapkan bahwa sesi presentasi di hadapan juri serta momen pengumuman pemenang menjadi pengalaman yang paling berkesan bagi seluruh anggota tim. 
“Kami sangat gembira dan bersyukur atas prestasi yang kami raih,” katanya.

Muhammad Fauzi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh keluarga, rekan mahasiswa, dan dosen pembimbing selama proses kompetisi. 

Baca Juga: FEB UNIDA Selenggarakan The 2nd Djuanda Global Economics Conference 2025, Bahas Ekonomi Plural Hingga Arah Keberlanjutan di Asia Tenggara


“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan Universitas Djuanda, FISIP, dan Prodi Administrasi Publik kepada kami,” tuturnya.

Sementara itu, S. Fathya Salsabila Lubis berharap capaian tersebut dapat memotivasi mahasiswa UNIDA untuk terus berprestasi di berbagai bidang.


“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Universitas Djuanda, teruslah melangkah dan jangan ragu, if we never try how we will know?” ungkapnya.