JAKARTA, CEKLISSATU.COM -- Universitas Indonesia (UI) menunjukkan dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan menengah atas di Indonesia melalui Seminar dan Pelaporan Pelaksanaan Program Pengayaan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda Transformasi (SUGT) Klaster 2, beberapa waktu lalu.
Seminar yang diinisiasi Direktorat Pengembangan Pendidikan Digital (DPPD) UI diadakan secara hibrida di Ruang Sidang PAUI Lantai 9, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan utama.
Program Pengayaan SUGT merupakan inisiatif strategis dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Program ini dirancang sebagai penyeimbang pendidikan transformatif, inkubator pemimpin masa depan, serta penggerak prestasi akademis dan pengabdian masyarakat.
Tujuannya membina SMA/ Madrasah Aliyah yang telah ditetapkan sebagai SUGT, dengan fokus pada peningkatan kapasitas peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta manajemen sekolah.
Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp2 triliun (melalui APBN 2025) untuk penyelenggaraan program Sekolah Garuda. Dari jumlah tersebut, Rp1 triliun dialokasikan sebagai dana abadi sekolah unggul guna memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Resmikan Gedung Baru SDN Cimanggu, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
“Sekolah Garuda berdiri sebagai penyeimbang akses bagi seluruh anak bangsa untuk mengatasi problem akses pendidikan bermutu, inkubator pemimpin generasi emas Indonesia 2045, serta pendidikan berkualitas yang integral dengan pengabdian masyarakat,” ucap Wakil Rektor Bidang Pendidikan UI, Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, dalam sambutannya.
Pada tahun 2025, UI menerima mandat untuk memfasilitasi dua sekolah unggulan, yaitu MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan dan SMA Unggulan Mohammad Husni Thamrin (MH. Thamrin), Jakarta.
Comment