Asnan juga menyebut PPOPM Kabupaten Bogor sebagai sekolah olahraga terbesar tingkat kota/kabupaten di Jawa Barat yang dibiayai melalui APBD. Ia pun menargetkan PPOPM menjadi pencetak atlet unggulan yang mampu bersaing di berbagai ajang olahraga, mulai tingkat daerah hingga internasional.

“Kami ingin punya jargon PPOPM dari Kabupaten Bogor untuk Indonesia. Kabupaten Bogor selama ini menjadi penyumbang atlet terbanyak untuk Jawa Barat di ajang PON,” tegasnya.

Menariknya, sejumlah lulusan PPOPM tahun ini dipastikan akan memperkuat kontingen Kabupaten Bogor pada ajang Porprov Jawa Barat 2026 mendatang. Hal itu menjadi bukti bahwa sistem pembinaan PPOPM terus melahirkan atlet potensial yang siap bertanding di level kompetitif.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, meminta seluruh cabang olahraga terus melanjutkan pembinaan terhadap para lulusan PPOPM agar potensi mereka tidak berhenti setelah wisuda.

Baca Juga: Puluhan Skateboarder Adu Trik di HJB ke-544 di Pakansari Bogor, Tunjukkan Potensi Atlet Berkelas Dunia

“Ini investasi terbaik untuk masa depan olahraga Kabupaten Bogor. Mereka adalah calon petarung dan atlet handal yang bisa membawa harum nama Tegar Beriman, bangsa, dan negara,” ujar pria yang akrab disapa Kang Atep tersebut.

Ia menambahkan, sinergi antara KONI, Dispora, dan PPOPM akan terus diperkuat demi menciptakan program pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berprestasi.

“Kelulusan ini bukan akhir karier olahraga, tetapi gerbang menuju panggung yang lebih besar,” tandasnya.