BOGOR, CEKLISSATU - Semangat dan harapan besar mewarnai prosesi wisuda 25 atlet terbaik lulusan Pusat Pembinaan Olahraga Pelajar dan Mahasiswa (PPOPM) Kabupaten Bogor di Aula PPOPM Karadenan, Cibinong, Rabu (10/6/2026) malam. Para atlet muda dari 10 cabang olahraga itu kini dipersiapkan menjadi generasi penerus prestasi olahraga Kabupaten Bogor hingga level nasional bahkan internasional.
Selama tiga hingga empat tahun, para atlet menjalani pendidikan dan pembinaan intensif di PPOPM dengan pola hidup disiplin layaknya atlet profesional. Mulai dari latihan rutin, pendidikan karakter, hingga pembentukan mental juara menjadi bekal utama sebelum mereka terjun ke dunia olahraga yang lebih kompetitif.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, menegaskan bahwa kelulusan dari PPOPM bukanlah garis akhir, melainkan awal perjuangan sesungguhnya bagi para atlet muda tersebut.
Baca Juga: FAJI Kabupaten Bogor Sambut Dukungan KONI, Optimistis Tatap Porprov Jabar 2026
“Selama di asrama mereka terbiasa disiplin, bangun subuh, latihan teratur. Setelah lulus, karakter dan kedisiplinan itu harus tetap dijaga,” ujar Asnan.
Menurutnya, PPOPM memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan atlet lokal Kabupaten Bogor. Dengan sekitar 150 atlet binaan saat ini, PPOPM dinilai mampu menjadi lumbung atlet daerah tanpa harus bergantung pada perekrutan atlet dari luar wilayah.
“Kita ingin ke depan Kabupaten Bogor punya kekuatan atlet sendiri. Bahkan idealnya PPOPM bisa membina hingga 500 atlet agar kebutuhan menghadapi Popda dan event lainnya bisa terpenuhi,” katanya.
Asnan juga menyebut PPOPM Kabupaten Bogor sebagai sekolah olahraga terbesar tingkat kota/kabupaten di Jawa Barat yang dibiayai melalui APBD. Ia pun menargetkan PPOPM menjadi pencetak atlet unggulan yang mampu bersaing di berbagai ajang olahraga, mulai tingkat daerah hingga internasional.
“Kami ingin punya jargon PPOPM dari Kabupaten Bogor untuk Indonesia. Kabupaten Bogor selama ini menjadi penyumbang atlet terbanyak untuk Jawa Barat di ajang PON,” tegasnya.
Menariknya, sejumlah lulusan PPOPM tahun ini dipastikan akan memperkuat kontingen Kabupaten Bogor pada ajang Porprov Jawa Barat 2026 mendatang. Hal itu menjadi bukti bahwa sistem pembinaan PPOPM terus melahirkan atlet potensial yang siap bertanding di level kompetitif.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, meminta seluruh cabang olahraga terus melanjutkan pembinaan terhadap para lulusan PPOPM agar potensi mereka tidak berhenti setelah wisuda.
“Ini investasi terbaik untuk masa depan olahraga Kabupaten Bogor. Mereka adalah calon petarung dan atlet handal yang bisa membawa harum nama Tegar Beriman, bangsa, dan negara,” ujar pria yang akrab disapa Kang Atep tersebut.
Ia menambahkan, sinergi antara KONI, Dispora, dan PPOPM akan terus diperkuat demi menciptakan program pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berprestasi.
“Kelulusan ini bukan akhir karier olahraga, tetapi gerbang menuju panggung yang lebih besar,” tandasnya.
Comment