KOTA DEPOK, CEKLISSATU -- Pasca pembakaran mobil polisi oleh sekelompok massa di wilayah Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ke lokasi kejadian, Selasa (22/04/2025). 

Dedi Mulyadi meninjau ke tempat kejadian perkara (TKP) pembakaran mobil polisi tersebut. 

Setelah itu pria yang akrab disapa Kang Dedi itu langsung menemui jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Depok di Mapolres Metro Depok.

Yakni Wali Kota Depok, Supian Suri; Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras; dan Dandim 0508, Kolonel Inf Iman Widhiarto.

Baca Juga: Kota Depok Jadi Tuan Rumah Porprov XV Tahun 2026, Ada 12 Cabor Lebih dari 75 Pertandingan

"Dipastikan juga bahwa premanisme harus semakin susut, zero premanisme,” kata Kang Dedi. 

Kang Dedi mengungkapkan usai meninjau lokasi TKP itu menemukan permasalahan. 

Di mana warga di sekitar lokasi yang sudah menetap puluhan tahun namun belum memiliki KTP Kota Depok. Bahkan, Kang Dedi menemukan warga yang tidak memiliki identitas KTP.

Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik M 4,1 Dirasakan Warga Bogor dan Kota Depok, Ini Titik Pusatnya

“Nah yang menjadi problem kan mereka tinggal puluhan tahun di situ tetapi KTP-nya ada yang Jakarta, ada KTP Kota Bekasi saya lihat,” ujarnya.

Melihat permasalahan tersebut, Kang Dedi menilai, tidak dapat membiarkan permasalahan tersebut dibiarkan terus-menerus.

“Maka kita nanti akan segera bertemu dengan jajaran Pemkot Depok, kemudian juga bertemu dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri,” pungkasnya. (HEN)