BANDUNG, CEKLISSATU - Memasuki usia satu tahun, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Lasumi terus memperluas kontribusinya bagi masyarakat. Tak hanya menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik, Lasumi juga berkomitmen menghadirkan manfaat sosial melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar dan pembinaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung.

Direktur PT Putra Bachtera Utama, Khairunisa Latif, mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan SPKLU Lasumi selama setahun terakhir. Menurutnya, kehadiran unit usaha tersebut diharapkan tidak hanya memberikan layanan bagi pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan dan pembinaan bagi warga binaan yang tengah menjalani masa asimilasi.

"Alhamdulillah hari ini acara satu tahun SPKLU. Kehadiran SPKLU ini bisa membantu seluruh warga Bandung, khususnya warga binaan yang ingin bekerja sebelum mereka resmi bebas. Di sini, kami bisa membina bersama-sama," kata  Khairunisa saat ditemui di lokasi acara, Jumat (6/11/2026).

Perempuan yang akrab disapa Nisa itu menjelaskan, SPKLU Lasumi beroperasi melalui kerja sama dengan Koperasi Lapas Sukamiskin. Dalam pengelolaannya, unit usaha ini tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengedepankan misi sosial, khususnya membuka kesempatan kerja dan mendukung proses pembinaan warga binaan.

Saat ini, sekitar 35 karyawan telah bekerja di unit usaha tersebut. Mereka berasal dari masyarakat sekitar serta warga binaan Lapas Sukamiskin yang telah memasuki tahap asimilasi.

"Hampir ada 35 karyawan, itu sama dengan kami menghidupi 35 kepala keluarga. Selain SPKLU, di bawah binaan Lapas Sukamiskin ini, kami juga mengelola unit usaha lain, seperti tempat pencucian mobil (car wash), peternakan ayam, hingga pabrik pakan,"katanya.

Nisa mengakui, perjalanan satu tahun SPKLU Lasumi tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan dan dinamika usaha sempat dihadapi. Namun, berkat kerja sama dan kekompakan tim, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui hingga Lasumi mampu terus berkembang.

Di samping mendorong pemberdayaan ekonomi, Lasumi juga membawa semangat berbagi dalam setiap aktivitas usahanya. Melalui konsep sedekah, setiap transaksi pelanggan diharapkan turut memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Komitmen sosial tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial rutin setiap Jumat pertama setiap bulan. Dalam kegiatan ini, Lasumi mengundang anak-anak yatim dan perwakilan panti asuhan secara bergantian untuk menerima santunan. Pada perayaan satu tahun kali ini, kegiatan tersebut turut menghadirkan anak-anak dari Yayasan Al Hayat.

"Setiap tamu yang datang ke sini sama dengan bersedekah. Setiap rupiah yang mereka belanjakan di Lasumi selalu kami bagikan ke anak-anak yatim setiap bulannya," tutur Nisa.

Tak berhenti sampai di situ, Lasumi juga telah menyiapkan sejumlah agenda sosial tahunan. Salah satunya adalah pembagian takjil gratis setiap hari menjelang waktu berbuka puasa selama Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lasumi untuk berbagi dengan masyarakat sekaligus memeriahkan momentum Hari Bakti Pemasyarakatan.

Ke depan, Nisa berharap SPKLU Lasumi dapat terus tumbuh dan berkembang sehingga mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja, khususnya bagi masyarakat Bandung dan warga binaan yang sedang mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

"Kami berharap SPKLU ini semakin besar, sukses, dan semakin banyak membuka lapangan kerja. Untuk pemasyarakatan, semoga semakin solid, kinerjanya semakin bagus, dan semakin sukses serta jaya," pungkasnya.