BANDUNG, CEKLISSATU -Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Letkol CPN Dudi Firmansyah di Jalan Moch Toha, Gang Karyamas, Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
Keluarga dan kerabat masih larut dalam kesedihan atas kepergian perwira TNI tersebut yang gugur saat menjalankan tugas negara dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Letkol CPN Dudi Firmansyah menjadi salah satu korban kecelakaan helikopter Mi-17V5 yang jatuh di wilayah perairan Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada Rabu siang (4/11/2026).
Helikopter tersebut mengalami kecelakaan saat membawa delapan anggota TNI yang tengah menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Dari delapan personel yang berada di dalam helikopter, tiga anggota TNI dinyatakan gugur, termasuk Letkol CPN Dudi Firmansyah.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta institusi TNI. Sosok almarhum yang gugur ketika menjalankan tugas menjadi kenangan sekaligus kebanggaan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kakak kandung almarhum, Letkol CPL Agus Priatna, mengenang pengabdian adiknya sebagai bagian dari perjalanan hidup yang didedikasikan untuk menjalankan tugas negara.
"Secara kronologis kami dari pihak keluarga belum tahu fix yang jelas beliau kecelakaan kemarin pukul 11.00 WIB di Kalimantan sejak 18 September hinggga kemarin"kata Agus Priatna, saat ditemui di Rumah Duka, Kamis (5/11/2026).
Agus mengatakan adiknya itu memiliki dua orang anak perempuan dan laki laki
dan merupakan sosok yang baik bertanggungjawan dann orang yang paling mencintai keluarga dan orang tua.
"Rencananya, jenazah Letkol CPN Dudi Firmansyah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis sore," katanya.
Kepergian Letkol CPN Dudi Firmansyah menjadi duka mendalam. Pengabdiannya dalam menjalankan tugas negara, hingga akhir hayat, akan selalu dikenang oleh keluarga, rekan, dan seluruh pihak yang mengenalnya.
Comment