KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Seorang driver ojek online (Ojol) berinisial RS (56) ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk senjata tajam, di perumahan terbengkalai di Kampung Sukabakti, Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (04/05/2025) dini hari.

Diduga driver ojol tersebut merupakan korban pembunuhan. Ditemukan warga yang hendak pulang memancing.

Saat ditemukan, korban memakai jaket ojol grab, dengan luka tusuk pada bagian punggung serta pipi kanan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Leuwiliang, AKP Maryanto menyebutkan bahwa korban mengalami luka tusuk di punggung, sedangkan pelipis pipi bekas sayatan sajam.

Baca Juga: Pilot Project Sentra Cipta Mandiri Diresmikan Cak Imin di Bogor, Ini Harapannya

"Korban mengalami sejumlah luka tusuk di pipi sebelah kanan, dan punggung belakang," ungkapnya kepada wartawan, seperti dikutip pada Senin (05/05/2025).

Ia juga mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari warga, anggota Polsek Leuwiliang langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Pada pukul 01.30 WIB ada saksi yang melihat warga sekitar habis pulang dari mancing menemukan korban tergeletak di pinggir jalan. Kemudian langsung melaporkan kepada aparat desa," bebernya.

"Kita langsung cek TKP, Korban menggunakan jaket Grab. Tapi, sampai saat ini masih kita selidiki apakah masih aktif di grab tersebut. Masih diselidiki," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Bogor Inventarisir Lahan untuk Normalisasi Sungai Cileungsi-Cikeas, Langkah Tangani Banjir

Ketika dimintai keterangan kepada keluarga korban, dilaporkan bahwa sejumlah barang berharga milik korban hilang.

"Barang-barang yang hilang milik korban sepeda motor maupun handphone, lokasi korban ditemukan memang cukup jauh dari pemukiman dan tidak ada penerangan, jadi gelap di lokasi tersebut," ucapnya.

Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan dan masih dalam proses pengejaran tim kepolisian.

"Masih kita selidiki, kita kejar pelaku. Berdoa saja semoga secepatnya pelaku dapat ditangkap," pungkasnya.