JAKARTA CEKLISSATU -  Indonesia mencatat sejarah baru di dunia kesehatan global dengan menjadi negara pertama yang menerapkan InterSystems IntelliCare, sistem rekam medis elektronik (RME) berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan dokter lebih fokus pada pasien dan bukan pada layar komputer.

Langkah revolusioner ini mengantarkan InterSystems meraih penghargaan bergengsi “Indonesia Technology Innovation of the Year – Healthcare Technology” dalam ajang Asian Innovation Excellence Awards 2025, yang digelar oleh Asian Business Review.

AI yang Membebaskan Dokter dari Layar Komputer

Di tengah tantangan dunia medis yang sering kali dibebani dengan administrasi dan sistem rumit, IntelliCare hadir untuk memulihkan esensi pelayanan kesehatan: hubungan langsung antara dokter dan pasien.

Baca Juga: 20 Siswa SDN Meruya Selatan 01 Mual dan Muntah Diduga Keracunan MBG, Tujuh Dilarikan ke RS


Melalui AI yang mendengarkan dan mencatat otomatis, dokter kini dapat mengurangi waktu mengetik dan berpindah layar, sekaligus meningkatkan akurasi data serta efisiensi kerja.

“Dengan AI sebagai inti, IntelliCare membantu tenaga medis menghabiskan lebih banyak waktu bersama pasien dan lebih sedikit waktu mengerjakan dokumen,” ujar Luciano Brustia, Regional Managing Director Asia Pacific, InterSystems. “Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi terbaik adalah yang bekerja di balik layar agar manusia tetap menjadi fokus utama.”