BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, menggelar sosialisasi nasional program Kredit Perumahan Subsidi di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung, Rabu (18/9/2025).
Dalam acara tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 130 triliun untuk membangun 350.000 unit rumah subsidi pada tahun ini.
Program ini akan menyasar 35 provinsi yang tersebar di 100 titik di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Akhir September 2025 Presiden Prabowo akan Luncurkan 25 Ribu Rumah Subsidi di Kabupaten Bogor
“Ini adalah alokasi rumah subsidi terbanyak sepanjang sejarah pemerintahan di Indonesia. Biasanya hanya sekitar 230.000 unit per tahun, dan sekarang meningkat signifikan menjadi 350.000,” kata Maruarar Sirait dalam konferensi pers usai acara di Bandung, Rabu (18/9/2025).
Ia juga menyampaikan bahwa dari total alokasi tersebut, 25.000 unit rumah subsidi akan secara simbolis diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 29 September 2025 mendatang sebagai komitmen langsung pemerintah dalam menangani kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan bahwa program rumah subsidi ini merupakan inisiatif langsung Presiden Prabowo dalam rangka mengurangi kesenjangan sosial, khususnya di sektor pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat.
Baca Juga: Rencana Pengecilan Ukuran Rumah Subsidi Dibatalkan, Begini Penjelasan Menteri PKP Maruarar Sirait
“Program ini bukan hanya soal rumah, tapi bagian dari strategi besar Presiden untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses perumahan yang layak, terjangkau, dan merata,” jelas Qodari.
Pemerintah berharap, melalui program masif ini, tidak hanya akan mengatasi backlog perumahan nasional, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor konstruksi dan memperluas lapangan kerja di berbagai daerah.
Comment