BANDUNG, CEKLISSATU.COM -- Jawa Barat kembali ditegaskan sebagai salah satu provinsi paling rawan bencana di Indonesia. Selain tanah longsor, sejumlah daerah di provinsi ini juga kerap dilanda banjir, seperti yang terjadi di Dayeuhkolot dan Baleendah pada pekan lalu.
Menghadapi situasi tersebut, Kodam III/Siliwangi melakukan langkah antisipasi dengan menyerahkan delapan unit Light Craft Rubber (LCR) atau perahu karet kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Penyerahan perahu karet tersebut merupakan bagian dari peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir yang diprediksi masih akan terjadi sepanjang musim hujan.
Baca Juga: Pedagang dan Pekerja Tolak Alih Fungsi Terminal Cicaheum Jadi Depo BRT Bandung Raya
Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, menegaskan bahwa kondisi geografis Jawa Barat membuat wilayah ini rentan dilanda berbagai bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor.
“Beberapa wilayah seperti Dayeuhkolot dan Baleendah sudah mengalami banjir pada pekan lalu. Karena itu Kodam menyerahkan perahu karet untuk mendukung penanganan darurat di lapangan,” kata Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, Rabu (10/12/2025).
Mayjen Kosasih mengatakan untuk memperkuat kesiapsiagaan, Kodam III/Siliwangi juga telah mendirikan posko penanganan banjir di seluruh Korem dan Kodim.
Posko tersebut berfungsi memantau perkembangan cuaca serta menyiapkan respons cepat apabila terjadi bencana di daerah masing-masing.
"Beberapa wilayah yang mendapat perhatian khusus antara lain Pameungpeuk dan Sukabumi, mengingat tingginya potensi banjir dan tanah longsor di daerah tersebut," katanya.
Mayjen Kosasih juga menyoroti kerusakan lingkungan yang masih terjadi akibat penggundulan hutan dan penebangan liar.
Menurutnya, kondisi tersebut berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko banjir dan tanah longsor.
"Dari itu pentingnya menjaga kelestarian alam, seraya merujuk pada pesan dalam Al-Qur’an mengenai kerusakan di darat dan laut akibat ulah manusia," katanya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut mengapresiasi bantuan dan kesiapsiagaan Kodam III/Siliwangi.
Baca Juga: Kena Batunya, Jambret yang Seret Ibu-ibu di Bandung Langsung Diamuk Massa
Ia menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan pembangunan perumahan di ruang terbuka hijau, yang selama ini diduga memicu bencana di sejumlah daerah.
"Dengan kolaborasi TNI dan pemerintah provinsi, diharapkan upaya mitigasi bencana di Jawa Barat dapat berjalan lebih optimal demi melindungi masyarakat dari ancaman bencana alam yang terus meningkat," katanya.
Comment