JAKARTA, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah terpadu untuk menekan risiko banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.
Selain melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai penanganan jangka pendek, Pemprov DKI juga memprioritaskan normalisasi sejumlah sungai utama, seperti Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama, sebagai solusi jangka menengah hingga panjang dalam pengendalian banjir di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, normalisasi tiga sungai itu menjadi prioritas program jangka menengah dan panjang guna mengatasi masalah banjir.
Baca Juga: Operasi Modifikasi Cuaca Diperpanjang hingga 27 Januari, Gubernur DKI Jakarta Berlakukan WFH dan PJJ
"Saya sudah instruksikan Dinas Sumber Daya Air mulai normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Barat sebagai upaya mengatasi banjir agar tidak terulang," katanya dikutip dari keterangannya, Minggu (25/1/2026).
Untuk penanganan jangka pendek, jelas Pramono, Pemprov DKI melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca dan terus melakukan pengurasan saluran.
"Hari ini, saya juga memerintahkan melaksanakan OMC, minimum dua dan maksimum tiga kali. Sehingga penyintas banjir yang mengungsi segera kembali ke rumah masing- masing," jelasnya.
Baca Juga: Normalisasi Sungai Ciliwung Disebut Kurangi Banjir Jakarta 30-40 Persen, DPRD: Itu Prioritas
Ia mengungkapkan, curah hujan yang mengguyur Jakarta sejak 12 Januari hingga saat ini rata-rata sekitar 200 milimeter.
Bahkan, intensitas curah hujan pada 18 Januari di beberapa titik mencapai 260 milimeter.
"Kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi banjir," tutup dia.
Comment