BOGOR, CEKLISSATU - Banjir lintasan di sejumlah wilayah Kota Bogor kembali melanda hingga menyebabkan dampak kerusakan di pemukiman warga dan fasilitas umum.
Seperti di Kampung Ciheuleut RT 02 RW 06, Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara. Pemukiman warga terendam banjir setinggi 100 - 120 sentimeter lantaran meluapnya aliran air kali Ciheuleut serta dampak dari adanya proyek pembangunan sekolah disekitar pemukiman warga.
Menyikapi hal itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya angkat bicara. Menurutnya, banjir lintasan yang terjadi penyebabnya bervariatif. Contoh kasusnya, lanjut Bima, banjir lintasan yang terjadi di Kampung Ciheuleut setelah di cek karena dampak adanya pembangunan sekolah.
Baca Juga : Bupati Iwan Janjikan Bangun TPT dan Rumah Ustad Rahmat yang Tewas Bersama Istrinya di Dramaga
"Jadi pihak kontraktor pelaksana tidak menghitung dari volume air sungai sehingga tertahan jembatan sementara disitu, sekarang saya akan kesana untuk bertemu dengan kontraktor pelaksananya untuk meminta perbaikan, sebab itu juga harapan warga," ucapnya pada Senin, 27 November 2023.
Selain itu faktor lainnya dikatakan Bima, memang ada faktor drainase yang tersumbat sampah. "Di Jalan Ahmad Yani juga kemarin begitu, nanti saya akan cek lagi karena ada drainase yang tersumbat sampah sehingga air meluap. Ketiga, intensitas curah hujan juga akhir-akhir ini tinggi mengakibatkan volume air tinggi juga. Jadi kombinasi diantara itu semua," jelasnya.
Bima pun meminta Dinas PUPR, BPBD, camat dan lurah harus waspada terutama saat kondisi cuaca hujan deras cukup lama, pasti ada kejadian-kejadian seperti itu (banjir lintasan).
"Kita sudah siagakan setiap bencana yang terjadi akan dianggarankan melalui Bantuan Tak Terduga (BTT) untuk melakukan tindakan-tindakan kedaruratan," katanya.
Comment