BOGOR, CEKLISSATU – Djunaedi salah satu jamaah haji asal Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, mengungkapkan pengalaman perjuangannya saat perjalanan menuju Mina, Arab Saudi.
Djunaedi mengatakan, akibat kemacetan yang sangat parah, jamaah haji terpaksa berjalan kaki sejauh tiga kilometer dari Muzdalifah menuju Mina.
"Menuju puncak ibadah wukuf di Arafah, perjalanan dari Muzdalifah ke Mina macet total. Sopir bus akhirnya menurunkan kami di tengah jalan," ujar Djunaedi, jamaah asal Ciawi Jumat 6 Juni 2025.
Baca Juga: Puncak Haji Dimulai, Puan Maharani Ingatkan Penyelenggara Beri Layanan Terbaik Bagi Jemaah
Menurut Djunaedi, sesampainya di area Mina, mereka kesulitan untuk masuk ke tenda-tenda (roaf) karena banyak pintu yang ditutup. Kami harus memutar-mutar mencari pintu yang terbuka. Bahkan sempat mendapat informasi dari kondektur bus dan petugas keamanan untuk menyebrangi jembatan dan menuruni jalan, namun lokasi yang dituju tetap ditutup pagar.
Akibat situasi tersebut, sejumlah jamaah akhirnya berinisiatif mendobrak pintu agar bisa masuk. Namun setelah berhasil sampai di dalam, mereka justru diminta kembali keluar oleh petugas untuk mencari gerbang resmi yang seharusnya menjadi akses masuk.
"Bayangkan, kami harus mencari pintu masuk selama dua jam. Kami benar-benar terbengkalai. Mungkin ini pengalaman ibadah haji yang menjadi bahan introspeksi diri," ungkap Djunaedi.
Baca Juga: Timwas Haji DPR RI Ingatkan Kemenag Hadapi Kelelahan Jemaah Usai Wukuf
Ia juga menyoroti persoalan manajemen transportasi yang dianggap tidak maksimal.
"Bus sangat banyak, tapi anehnya kenapa bisa ada keterlambatan dan kemacetan parah seperti ini. Mungkin inilah perjuangan naik haji," bebernya.
Djunaedi menyarankan agar jamaah senantiasa memperbanyak istighfar dan bersabar. Dengan kondisi seperti ini, kita harus tetap ikhlas dan banyak-banyak introspeksi diri agar ibadah kita tetap lancar.
Ia menyebut, ratusan ribu jamaah lainnya juga mengalami hal serupa. Semua terpaksa turun dari bus dan berjalan kaki karena kendaraan tidak bisa bergerak. Bus tidak bisa maju mundur, bahkan tidak bisa masuk area parkir Mina, tandasnya.
Handy Purnama
Comment