Sekitar pukul 08.30 WIB dilakukan penurunan muatan truk untuk mempercepat dan mengamankan proses pengangkatan. Muatan selesai diturunkan pada pukul 09.05 WIB. Kendaraan derek yang tiba pada pukul 08.56 WIB bersama alat berat lainnya langsung melakukan evakuasi badan truk dari jalur rel.

KAI Daop 1 Jakarta juga mengerahkan kereta penolong untuk mendukung proses evakuasi rangkaian serta memastikan seluruh prasarana dapat diperiksa secara menyeluruh. Secara paralel, tim prasarana melakukan penegakan kembali tiang LAA, pengecekan kabel kontak, serta pengukuran ulang geometrik jalur guna memastikan seluruh standar keselamatan terpenuhi sebelum operasional dinormalisasi.

Pada pukul 09.40 WIB, sebagian rangkaian berhasil diberangkatkan menuju Stasiun Kalideres dan tiba pukul 09.49 WIB. Proses pemulihan jalur kemudian dilanjutkan hingga dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta secara bertahap.

Baca Juga: Kondisi 242 Gerbong Kereta Tak Terpakai di Depo KRL Depok

Franoto menegaskan bahwa setiap tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur dan standar keselamatan yang ketat.

“Kami memahami gangguan ini berdampak pada pelanggan. Namun keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh tim bekerja maksimal agar proses evakuasi dan pemulihan berjalan cepat, aman, dan terkendali, serta memastikan prasarana seperti jalur rel dan LAA benar-benar laik operasi sebelum perjalanan dinormalisasi,” tegasnya.

KAI Daop 1 Jakarta kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar tidak memaksakan diri melintas di perlintasan sebidang ketika kondisi lalu lintas padat atau ruang di seberang rel belum tersedia. Kendaraan wajib memastikan dapat melintasi rel tanpa berhenti di atas jalur.