JAKARTA, CEKLISSATU – Kementerian Perhubunham (Kemenhub) memastikan, keselamatan dan kenyamanan penumpang angkutan penerbangan menjadi prioritas utama selama masa Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Untuk itu, kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, Kemenhub telah menyiapkan 400 unit pesawat yang akan digunakan untuk angkutan selama periode libur Nataru.

“Sebagai bentuk usaha dalam memastikan keselamatan, Kemenhub terus melakukan ramp check terhadap pesawat-pesawat yang dioperasikan untuk memastikan keamanan dan keselamatan bagi penumpang penerbangan,” katanya dikutip dari keterangannua, Senin 23 Desember 2024.

Baca Juga : Kemenhub Wanti-wanti Operator Kapal hingga Pengguna Jasa Transportasi Soal Kesadaran Keselamatan Pelayaran

Dia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen memberikan kenyaman dan keaman terhadap para penumpang.

Untuk itu, pihaknya memastikan kesiapan infrastruktur bandara seperti landasan pacu, terminal, fasilitas parkir pesawat, pelayanan penumpang, serta kesiapan armada pesawat dari maskapai penerbangan.

Selain itu, Dudy juga akan menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, seperti maskapai penerbangan, pengelola bandara, InJourney, AirNav, BMKG, Kementerian BUMN, polisi, dan TNI. Menurutnya, koordinasi tersebut sangat krusial untuk memastikan kelancaran dan keamanan penerbangan.

Baca Juga : Ini 8 Kebijakan Kemenhub Untuk Pengaturan Mobilitas pada Nataru 2024/2025

Kemenhub selalu dan senantiasa berkolaborasi dengan stakeholder. Berkolaborasi untuk menyiapkan transportasi udara selama natal dan tahun baru,” ucapnya.

“Kami sangat berharap perjalanan masyarakat selama Nataru berjalan dengan lancar, selamat, nyaman dan aman,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pihaknya akan menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10 persen.

Baca Juga : Tingkatkan Kesiapsiagaan Nataru, Pemkot Bogor Melarang Pesta Kembang Api dan Petasan

Hal itu, kata Erick Thohir, untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode libur Nataru

Erick menambahkan, selain tiket pesawat, dia juga memastikan, tarif moda transportasi lainnya juga dipastikan tetap stabil untuk memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat.

“Harga tiket pesawat diturunkan 10 persen, masih terkendali, dan kapasitas dari 8 juta sendiri cukup longgar. Di moda lain juga tidak ada kenaikan, seperti tiket di kereta api dari kapasitas 3,5 juta sekarang sudah mulai terisi 50 persen,” kata Erick Thohir.

Baca Juga : Sambut Liburan Nataru, Kebun Raya Bogor Siap Perkenalkan Program Edukasi Baru

Erick Thohir juga mengatakan tidak ada kenaikan tiket untuk transportasi laut. Saat ini, Pelni dengan kapasitas 507 ribu penumpang telah terisi 58 ribu. Hal yang sama berlaku untuk ASDP, yang juga memastikan tarif tetap stabil.