KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU - Ketua Paguyuban APDESI Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Shahrudin, menyambut baik rencana pencairan bantuan keuangan (Bankeu) infrastruktur desa dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang dijadwalkan mulai cair pada akhir bulan Juni tahun 2025 ini.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, diketahui telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar per desa untuk tahap pertama. Dana tersebut akan dicairkan sebesar 60 persen pada Juni.
"Saat ini para staf desa tengah menyusun dan menginput ajuan Bankeu untuk segera diajukan ke DPMD. Meskipun formatnya sama seperti tahun sebelumnya, prosesnya kini lebih cepat karena pengalaman yang sudah dimiliki," ujar Shahrudin, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Citeko Senin (09/06/2025).
Baca Juga: Perluas Layanan Hukum, Law Firm Hade Seno Lantik Paralegal di Kabupaten Bogor
Shahrudin menjelaskan bahwa bantuan ini akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan desa dan tembok penahan tebing (TPT). Menurutnya, hampir seluruh desa di wilayahnya mengajukan jenis kegiatan serupa.
"Para kepala desa sekarang sudah semakin mahir dalam menyusun proposal Bankeu karena sudah terbiasa dari tahun-tahun sebelumnya. Kalau ada kekurangan persyaratan, mereka bisa segera melengkapinya,” katanya.
Sebagai Ketua APDESI Kecamatan Cisarua, Shahrudin juga mengingatkan agar seluruh kepala desa menggunakan anggaran Rp1 miliar tersebut sesuai dengan proposal yang telah diajukan dan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
"Pencairan tahap pertama sebesar 60 persen pada bulan Juni ini tentu akan mempercepat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti akses jalan dan TPT," ungkapnya.
Ia juga menyebut, bahwa Bankeu ini sangat membantu desa, khususnya dalam membiayai pembangunan yang tidak tercakup dalam sumber anggaran lainnya seperti Bantuan Provinsi (Banprov), Dana Desa (DD), maupun Alokasi Dana Desa (ADD).
Comment