“Tahun ini baru tahapan pertama, kita akan melakukan tahapan pembangunan. Bukan membangun dari awal, tapi merevitalisasi sekolah yang ada. Kita buat percontohan tahun ini satu sekolah,” terang Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto melanjutkan, kita membuat beberapa sistem pendidikan, salah satunya kejar paket kita buat di beberapa tempat.
Baca Juga: Jelang Hari Buruh 1 Mei, Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Buruh, Pengusaha, dan Pemerintah
Kedua, yang terpenting adalah hari ini kita buat pemetaan masih ada di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, yang jumlah fasilitas pendidikannya masih terbatas.
“Inilah yang harus kita kejar, jadi supaya pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya tersentral di satu wilayah. Contoh tidak tersentral hanya di Cibinong Raya. Tapi kita prioritas wilayah barat, timur, utara, dan selatan,” beber Rudy Susmanto.
Sementara itu, dalam sambutan Menteri Dikdasmen RI, Abdul Mu'ti yang dibacakan oleh Bupati Bogor, menyebutkan bahwa Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi.
Yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.
“Sesuai amanat konstitusi tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab-sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh Pendidikan,” kata Abdul Mu'ti.
Baca Juga: Wabup Jaro Ade: Menuju 100 Hari Kinerja Pemkab Bogor Terus Fokus Pelayanan Dasar Masyarakat, Ini Rinciannya
Abdul Mu'ti menuturkan, pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan baik sebagai pribadi maupun warga negara. Pada hakikatnya pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama, akhlak mulia dan peradaban bangsa.
Comment