"Datanya akan berkembang terus. Sementara yang terdata ada 35 jiwa meninggal dunia,” terang Suharyanto.
Diketahui, pengungsian tersebar di 20 kabupaten/kota, termasuk 96 titik di Kota Lhokseumawe. Total ada 4.846 KK berada di tempat pengungsian.
Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Lakukan Inspeksi Lokasi Berpotensi Longsor di Petak Jalan Manggarai – Sudirman
Lalu kerusakan akses darat juga cukup parah. Jalur nasional perbatasan Sumut–Aceh terputus akibat longsor, sementara jembatan rusak di Meureudu memutus konektivitas Banda Aceh–Lhokseumawe–Aceh Timur–Langsa–Aceh Tamiang.
Beberapa kabupaten seperti Gayo Lues dan Aceh Tengah bahkan tidak dapat diakses melalui jalur darat. Pengiriman logistik dilakukan menggunakan pesawat Hercules dan armada udara lainnya.
Di Sumatera Barat, BNPB mencatat 23 korban meninggal dunia, 12 orang hilang, dan 4 luka-luka. Korban tersebar di Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, dan Pasaman Barat.
Baca Juga: Kemensos Beri Bantuan Korban Longsor Cibeunying Cilacap, 12 Warga Masih Dicari
Wilayah pengungsian juga cukup luas, dengan 50 titik di Pesisir Selatan, tiga titik di Kota Padang, serta titik-titik lain di Solok, Pasaman, dan Tanah Datar. Total sementara pengungsi mencapai 3.900 KK.
Comment