Sementara itu di Mandailing Natal, sejumlah ruas jalan seperti Singkuang–Tabuyung dan Bulu Soma–Sopotinjak juga tak dapat dilalui. Upaya pembukaan akses terus dilakukan dengan pengerahan alat berat.
Di sisi lain, distribusi bantuan darurat sudah dilakukan, terutama ke Tapanuli Tengah dan Mandailing Natal. Logistik mencakup beras, makanan siap saji, tenda, terpal, serta perlengkapan keluarga.
Baca Juga: Peduli Sesama, PMC Gandeng Indonesia Care Wujudkan Kepedulian untuk Korban Banjir di Cisolok
Bantuan Presiden berupa alat komunikasi, genset, tenda, LCR, hingga kompresor juga telah disalurkan.
Sementara itu, kerusakan jaringan telekomunikasi membuat pendataan berjalan lambat. BNPB mengatasinya dengan mengerahkan perangkat Starlink di pengungsian dan posko.
“Starlink sudah didistribusikan ke pemerintah daerah, di titik pengungsian maupun di posko penanganan darurat,” jelasnya.
Baca Juga: Banjir Melanda Tiga Kampung di Jonggol Bogor, TPT Ponpes Longsor Terseret Arus Sungai
Kemudian, BNPB mencatat 35 korban meninggal dunia, 25 hilang, dan delapan luka-luka di Aceh, dengan Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah sebagai wilayah terdampak terparah.
Comment