KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU - Sejumlah warga yang mengaku dari ahli waris melakukan aksi moral pemasangan spanduk orasi di depan gerbang pintu masuk area milik PT. PLN (Persero), di Desa Kalong 1 Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Rabu (15/01/2025).
Koordinator Ahli Waris, Mas'ud mengatakan, aksi tersebut dilakukan sehubungan telah selesainya kegiatan pemindahan warga pada Maret 2024 dari lokasi tanah milik PT. PLN (Persero) ke lokasi pemakaman tanah wakaf warga.
Yang terbagi di dua desa, yaitu di Desa Kalong 1 dan Desa Kalong 2, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Kunjungan Kerja Menkop Budi Arie di Kopti Kabupaten Bogor
"Pemindahan makam tersebut ada di beberapa titik, tetapi ada titik sentral di antaranya ada sekitar 200 makam yang kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan," ungkap Mas'ud, seperti dikutip, Rabu (15/01/2025).
"Yakni, rumputnya sudah mulai meninggi hampir satu meter kemudian karena ini kontur tanah pemakaman tersebut berada di areal perbukitan dikhawatirkan di musim penghujan sekarang ini terjadi erosi," tambah Mas'ud.
Mas'ud melanjutkan, masyarakat atau ahli waris menyampaikan tiga tuntutan kepada pihak PT. PLN (Pereso).
Baca Juga: Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor Canangkan Kawasan Berikat Bersinar untuk Berantas Narkoba
Yaitu pemeliharaan areal makam secara berkala dan dibangunkan Tembok Penahan Tebing (TPT) di areal makam yang sudah direlokasi.
"Kemudian dibuatkan saung singgah karena ini sudah mendekati bulan suci Ramadan biasanya warga sekitar melakukan ziarah ke pemakaman," tuturnya.
Pihaknya berharap, aksi moral pemasangan spanduk orasi oleh ahli waris tersebut dapat disambut baik oleh pihak PT. PLN (Persero) dan dapat merealisasikan tuntutan mereka.
Karena menurutnya pihak PLN memiliki Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang diharapkan dapat digulirkan kepada masyarakat.
"Kemudian jika memang ini dalam waktu dekat belum ada respon dari pihak PT. PLN kami beserta warga Desa Kalong 1, Desa Kalong 2 ahli waris ini akan menuju ke kantor PLN Pusat untuk melakukan aksi moral berikutnya," terangnya.
Untuk diketahui, hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak PLN.
Comment