Akibatnya, Johan mengatakan sampah menumpuk di TPS Pagarsih. Untuk menyiasati agar sampah tidak semakin menumpuk, ia mengatakan warga diminta untuk menyetop sementara membuang sampah ke TPS.


"Pak RW dan Pak RT memberitahukan bahwa warga jangan dulu buang sampah ke TPS. Tapi ada aja yang buang pengendara motor," kata dia.


Ia mengatakan apabila sampah terus dipaksa berdatangan maka akan membuat badan Jalan Pagarsih terambil dan berakibat kemacetan. Selain itu bau menyengat sampah yang menumpuk menganggu warga yang melintas. 


Salah seorang warga yang merupakan Ketua RT 06 RW 04 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar Yadi mengaku akibat sampah yang tidak diangkut membuat jalan macet. Selain itu bau menyengat terasa.


"Sejak kebakaran di TPA Sarimukti belum diangkut sampah. Harapan dinas terkait memperhatikan kebersihan khususnya Dinas Kebersihan Kota Bandung," ungkap dia.


Dengan imbauan agar tidak membuang sampah ke TPS terlebih dahulu, ia mengaku sampah di rumah belum terangkut.