JAKARTA, CEKLISSATU - Ahli waris almarhum Irawan Suprayitno berprofesi sebagai Tenaga Harian Lepas Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Madya Jakarta Selatan di Satuan Pelaksana Kecamatan Mampang Prapatan mendapatkan santunan kematian akibat kecelakaan kerja dari adan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.

 
Almarhum meninggal dunia karena mengalami kecelakaan jatuh dari mobil operasional ketika sedang melakukan pengumpulan sampah saat sedang bekerja. Sehingga, BPJAMSOSTEK memberikan santunan kematian akibat kecelakaan kerja kepada ahli warisnya, Rizka Khairunisa, istri almarhum, senilai Rp 288.844.240, Almarhum merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dari Januari 2019 dan  Kepergiannya meninggalkan seorang istri dan satu orang anak.


Ahli Waris yang merupakan istri dari almarhum Irawan Suprayitno, Rizka Khairunisa mengaku, tidak menyangka atas kepergian suaminya yang begitu tiba-tiba. Meskipun demikian, dia merasa bangga kepada tempat almarhum bekerja karena memiliki kesadaran pentingnya terdaftar sebagai anggota BPJAMSOSTEK. 


"Terima kasih kepada Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Selatan dan BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Sudirman, karena sudah peduli dan Mendaftarkan almarhum  suami saya dan memberikan santunan kepada almarhum suami saya. Yang mengalami kecelakaan kerja saat bekerja," ujarnya. 

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulo Gebang Serahkan Santunan JKK Meninggal Dunia Siswa Magang


Dia mengatakan, almarhum suaminya mendapatkan Santunan Kematian Akibat Kecelakaan Kerja yang merupakan program BPJS Ketenagakerjaan. Ini, imbuhnya, sangat bermanfaat untuknya.  


Untuk itu, Rizka Khairunisa mengimbau kepada seluruh  pekerja yang belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan dapat segera mendaftarkan diri. Karena, sangat penting manfaat untuk perlindungan tenaga kerja maupun kesejahteraan keluarga.
Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK  Jakarta Sudirman Suhuri  menyatakan, rasa turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang dialami  almarhum Irawan Suprayitno.


"Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan kekuatan," ujarnya. 


Dia berharap, peran penting untuk seluruh pihak pemberi kerja maupun badan usaha hingga pekerja itu sendiri. Untuk bersama-sama memastikan para pekerjanya mendapatkan perlindungan selama bekerja, melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, untuk kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.


Suhuri juga menyatakan pihaknya akan terus memberikan pelayanan prima kepada peserta sekaligus mendukung upaya pemerintah memulihkan ekonomi Indonesia setelah hampir tiga tahun diterjang pandemi.


"Berbagai kerjasama dengan para stakeholder jaminan sosial ketenagakerjaan akan terus dipertahankan dan semakin dieratkan demi memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ke seluruh pekerja Indonesia," katanya.


Ia pun mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial, dan juga bagi pekerja sektor informal untuk dapat ikut menjadi peserta BPJamsostek mulai dari supir angkutan, pemilik warung, petani, pelaku UMKM bisa mengikuti program BPU BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu, masyarakat bisa mencari penghasilan lebih aman dan terjamin. Terutama ketika terjadi hal hal yang tidak diinginkan tutup suhuri