BOGOR, CEKLISSATU - Kebun Raya Bogor (KRB) kembali membuka wahana edukasi baru, yakni Taman Nepenthes. Taman ini menyimpan koleksi lebih dari 50 jenis Nepenthes. 

Nepenthes atau biasa dikenal 'kantong semar' merupakan tumbuhan karnivora asli Indonesia yang dapat memakan serangga. 

"Jadi hari ini kita baru saja melihat pembukaan kembali, re-opening dari taman Nepenthes yang berisi koleksi koleksi Nepenthes atau kantong semar yang berasal dari dataran rendah basah, disini ada 57 spesies yang berasal dari dataran rendah basah dari seluruh Indonesia," Ujar Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, usai meresmikan kembali Taman Nepenthes, Sabtu 3 November 2022

Terdapat beberapa jenis Nepenthes yang dilestarikan di dalam Taman Nepenthes Kebun Raya Bogor, antara lain Nepenthes mirabilis, Nepenthes reinwardtiana, Nepenthes ampullaria, Nepenthes gracilis, Nepenthes x hookeriana, Nepenthes sumatrana, dan Nepenthes rafflesiana. 

Baca Juga : Cuma 21 Persen, Penyaluran Kredit UMKM Indonesia Terendah di ASEAN

Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri daun dengan sulur di ujung daunnya yang termodifikasi menjadi kantung. Bentuk kantong menyerupai bentuk labu dengan bagian ujung yang membesar.

Kantong semar memiliki corak dan motif yang bervariasi dengan warna-warna cerah yang akan menarik mangsa, seperti serangga untuk mendekat.

"Ya jadi, Nepenthes ini adalah salah satu jenis yang dilindungi, banyak spesies yang dilindungi dan secara umum tidak boleh diperjual belikan sebenarnya, tapi dengan koleksi yang ada disini, kita akan beerupaya nanti melakukan perbanyakan sehingga nanti bisa menjadi komuditas juga yang bisa menggerakkan ekonomi," Jelasnya

Tumbuhan ini banyak ditemukan di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat. 

Menurut data IUCN Red List, terdapat 27 jenis kantong semar yang terancam punah, empat di antaranya merupakan jenis dengan status konservasi Critically Endengered(CR; kritis) dan empat lainnya berstatus Endengered (EN; terancam).

"Jadi ini salah satu bentuk upaya konservasi nya, jadi karena yang disimpan disini kan koleksi yang asli ya, spesies asli," Tandanya

Sementara itu, General Manager Corporate Communication Kebun Raya, Zaenal Arifin menuturkan, dibukanya wahana edukasi rumah kaca Taman Nepenthes ini untuk mengedukasj para pengunjung yang datang di Kebun Raya itu

“Taman Nepenthes Kebun Raya Bogor dibuka untuk menambah edukasi kepada pengunjung mengenai tumbuhan unik pemakan serangga. Sebanyak 15 orang/sesinya membuat para pengunjung lebih nyaman untuk menambah wawasan dan pengetauan dan ber-swafoto Bersama Nepenthes. Tapi kami juga menghimbau kepada para pengunjung untuk tidak memegang tanaman Nepenthes tersebut.” Ujarnya

Keanekaragaman Nepenthes di Kebun Raya Bogor sebagai bentuk pelestarian dari adanya konversi lahan. Hal ini menjadikan Nepenthes masuk dalam kategori tumbuhan langka di IUCN Red List dan tumbuhan yang harus dilindungi dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.