Sedangkan Bendi Wijaya sopir truk masih menjalani perawatan intensif akibat cedera kepala sedang yang menyebabkan rasa sakit berat. Ia mendapatkan penjagaan ketat dari pihak kepolisian selama 24 jam.  


"Pak Bendi masih merasakan sakit cukup serius meskipun sudah diberikan obat. Saat ini, ia belum bisa dimintai keterangan oleh kepolisian," tambah Fusia.  

Baca Juga: Dua Korban Kecelakaan Gerbang Tol Ciawi Bogor Belum Teridentifikasi, Mengalami Luka Bakar 100 Persen


Selain itu, Wahyudin mengalami retak pada tulang dada, yang menyebabkan rasa sesak. Tim medis terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisinya tidak memburuk.  


Sementara itu, terkait proses identifikasi dua jenazah yang mengalami luka bakar 100 persen, Fusia menyebut bahwa hal tersebut memerlukan waktu sekitar tujuh hari. Proses identifikasi dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Jawa Barat.