BOGOR, CEKLISSATU - Wacana pengadaan Bus Rute Cibinong - Puncak oleh Kementerian Perhubungan mendapat tanggapan positif dari Sekjen PHRI, Boboy. Ia menilai rencana tersebut sebagai langkah yang baik untuk mengatasi pengunjung di kawasan Puncak.
Boboy mengatakan bahwa wacana ini cukup bagus, namun perlu dipertimbangkan penentuan lokasi terminalnya.
"Rencana Bus Rute Cibinong - Puncak ini sangat baik untuk mendukung penumpang wisata roda 2 atau lainya yang akan berkunjung. Dengan adanya Bus itu pengendara berpenumpang tetap nyaman meski hujan karena tidak perlu kehujanan," ujar Boboy.
Menurutnya, kemacetan di kawasan Puncak adalah hal yang lumrah karena wilayah tersebut merupakan destinasi wisata. Tingginya volume kendaraan di jalur Ciawi, Megamendung, hingga Cisarua membuat keberadaan bus menjadi solusi alternatif.
Baca Juga : Cabai Makin Pedas di Kabupaten Bogor, Harganya Naik hingga 50 Persen di Pasar Leuwiliang
"Adanya Bus Rute Cibinong - Puncak akan menarik minat pengunjung untuk memilih menggunakan Bus," papar Boboy.
Boboy juga menyebut bahwa kemacetan di jalur provinsi ini sudah menjadi hal biasa akibat banyaknya wisatawan yang berkunjung. Ia yakin pemerintah memiliki pertimbangan matang dalam mengkaji rencana ini.
"Tentunya pemerintah lebih paham dalam pengkajian terkait Bus Kita yang direncanakan untuk rute Cibinong - Puncak," jelasnya pada Rabu (8/1/2025).
Sebelumnya, Wakil Menteri Perhubungan RI, Suntana, menyatakan bahwa pengadaan Bus Rute Cibinong - Puncak akan direalisasikan pada awal 2025.
Pengadaan bus ini mendapat dukungan dari Pemkab Bogor untuk mempermudah masyarakat yang ingin berwisata ke Puncak tanpa menggunakan kendaraan roda dua. Mohon doa restunya, paling lambat Februari 2025 sudah mulai beroperasi.
"Ada 15-20 bus yang disediakan, disubsidi pemerintah, sehingga masyarakat hanya perlu parkir kendaraannya di Karadenan atau lokasi lain, lalu naik bus dengan biaya sangat murah," tandas Suntana.
Handy Purnama
Comment