BOGOR, CEKLISSATU.COM - Menanggapi polemik pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kesalahan segelintir oknum tidak dapat digeneralisasi dan tidak mewakili ribuan aparatur sipil negara (ASN) yang selama ini telah bekerja dan mengabdi dalam pelayanan publik.

Rudy Susmanto juga menambahkan, pentingnya menjaga integritas ASN di Kabupaten Bogor menyusul sejumlah peristiwa yang belakangan mencuat.

Ia menekankan agar kinerja dan pengabdian ASN tidak digeneralisasi hanya karena ulah segelintir oknum.

Baca Juga: Bupati Bogor akan Beri Sanksi Pemecatan untuk Dua ASN Disdik Terkait Dugaan Perselingkuhan

“Tentu beberapa kejadian yang berkembang terakhir, dari 26 ribu ASN di Kabupaten Bogor tentu kita tidak ada yang sempurna, kalau pun ada kejadian 1, 2 atau 3 orang jangan dipukul rata bahwa semuanya sama,” kata Rudy, Rabu (17/12/25).

Ia menegaskan, mayoritas ASN Kabupaten Bogor telah menunjukkan dedikasi dan kepedulian tinggi dalam pelayanan publik.

“Banyak guru-guru yang penyayang terhadap muridnya, banyak para perawat, tenaga medis yang berjuang melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.

Baca Juga: Kasus Tak Bergeming, Pegawai Disdik yang Selingkuh Malah Diganjar Kenaikan Pangkat Oleh Pemkab Bogor

Rudy juga menekankan bahwa setiapASN memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberikan pelayanan yang lebih baik ke depan.

Ia berharap, evaluasi bersama yang dilakukan saat ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik pada tahun mendatang.