Agenda utama dalam rapat meliputi evaluasi situasi kamtibmas triwulan kedua Tahun 2025, peningkatan patroli terpadu di titik-titik rawan, serta rencana pengamanan menjelang hari besar nasional dan agenda politik daerah.

Baca Juga: Kapolres Bogor Cek Sikap Tampang Anggota, Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Kapolres juga menginstruksikan seluruh Kapolsek untuk meningkatkan kegiatan sambang dan dialog dengan tokoh masyarakat, RT/RW, dan ormas, sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan, termasuk premanisme dan tindak kriminalitas lainnya.

“Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus dirasakan secara nyata. Itu menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik dan mencegah ruang gerak pelaku-pelaku premanisme,” ujarnya.

Hasil rapat disepakati sejumlah langkah konkret, seperti penambahan personel untuk patroli malam hari, pendirian posko keamanan terpadu di kecamatan strategis.

Serta pembentukan tim cepat tanggap untuk merespons laporan masyarakat secara langsung, khususnya yang berkaitan dengan tindakan premanisme.

Rapat ditutup dengan deklarasi bersama seluruh peserta rapat untuk mendukung penuh terciptanya Kabupaten Bogor yang aman, damai, dan bebas dari premanisme.