KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU -- Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) menggelar rapat koordinasi bersama para camat dan kepala desa terkait rencana pembangunan jalur lingkar Leuwiliang-Rancabungur, di aula kantor Kecamatan Leuwiliang, Senin (26/05/2025).
Jaro Ade menyebutkan, untuk pembangunan jalur lingkar Leuwiliang-Rancabungur SK nya sudah dibuat oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto hampir dua minggu lalu, dan rapat-rapat di Kabupaten Bogor pun sudah dilakukan.
"Saya hari ini sekalian berkunjung ke TPAS Galuga, jadi rapat koordinasi dengan tiga camat dan beberapa kepala desa. Ternyata saran dan masukan tadi dari desa-desa, pemilik lahan maupun desa sangat menunggu, dan sangat mendukung," ungkap Jaro Ade kepada Ceklissatu.com.
Jaro Ade melanjutkan, tahapan demi tahapan sudah tidak ada persoalan untuk pembangunan jalan lingkar Leuwiliang-Rancabungur.
"Kami ingin memastikan tahapan demi tahapan sesuai dengan aturan berjalan, itu saja," jelas Jaro Ade.
Sementara itu, Camat Leuwiliang, WR Pelitawan mengatakan, atensi dari Pemkab Bogor terkait pembangunan jalan lingkar Leuwiliang-Rancabungur telah mendapatkan perhatian penuh. Itu dibuktikan dengan kehadiran Wabup Bogor, Jaro Ade selaku ketua tim percepatan pembangunan jalan lingkar Leuwiliang-Rancabungur di Kecamatan Leuwiliang.
"Tadi juga hadir tiga camat, yaitu camat Leuwiliang, Cibungbulang, dan Ciampea. termasuk para kepala desa yang berdasarkan rencana pembangunan itu dilewati," terang Pelitawan kepada awak media.
Pelitawan melanjutkan, Kecamatan Ciampea ada satu kepala desa yang hadir, Cibungbulang dua kepala desa hadir Ciaruteun Hilir dan Cijujung. Kemudian Kecamatan Leuwiliang ada tiga desa yaitu Karehkel, Cibeber 1, dan desa Leuwiliang.
"Alhamdulillah tadi sudah disampaikan bahwa Pemkab Bogor memerlukan bantuan dari semua elemen masyarakat, terutama dari camat dan kepala desa untuk melakukan pendataan awal terkait dengan bidang-bidang tanah, kemudian para pemilik, serta dokumen-dokumen kepemilikan yang mereka miliki," bebernya.
Ia mengatakan, pada Jumat ini pihaknya akan terus menyampaikan kepada Pemkab Bogor untuk menjadi bahan tindak lanjut percepatan selanjutnya.
"Kemudian dari Dinas PUPR sudah melakukan proses beberapa tahapan, yang hari ini tahapannya adalah penyusunan DED. dan insha Allah akan segera dituntaskan," ucapnya.
Bila dokumen perencanaannya sudah ada kata Pelitawan, pihaknya bisa sosialisasi lebih lanjut ke masyarakat. Karena kalau dokumen perencanannya sudah disahkan sudah pasti bidang-bidang tanah mana yang akan menjadi rencana jalan tersebut.
Baca Juga: Wabup Jaro Ade Luncurkan Desa Digital, Teknologi untuk Rakyat hingga Pelosok Kabupaten Bogor
"Kita juga sosialisasinya tidak ragu-ragu lagi, masyarakat mana yang nanti akan kita undang untuk sosialisasi, sehingga proses percepatan ini dapat benar-benar bisa direalisasikan tahun 2025 ini," pungkasnya.
Comment