Setelah melewati tahap registrasi, peserta diarahkan untuk asesmen oleh tenaga medis dan psikolog sesuai kebutuhan. 

Kemudian data akan masuk ke sistem Dukcapil dan diterbitkan Biodata Penduduk Penyandang Disabilitas yang sah digunakan sebagai dokumen resmi negara.

Baca Juga: FKG UI Pecahkan Rekor MURI Pemeriksaan Gigi dan Mulut Bagi 200 Anak Disabilitas

Sementara itu, Penyelenggara Pemutakhiran Biodata Penduduk, Euis Huzaziah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini.

“Terima kasih kepada Komisi Nasional Disabilitas, jajaran perangkat daerah Kabupaten Bogor, Disdukcapil, tenaga kesehatan, jajaran puskesmas tajurhalang dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kegiatan ini," ucapnya. 

"Semoga pendataan hari ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor,” ujar Euis.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Raih Penghargaan Tokoh Peduli Disabilitas Dari Harian Metropolitan

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan perangkat daerah, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika, Puskesmas Tajurhalang, serta organisasi penyandang disabilitas seperti PPDI, PPAI, NPCI, HWDI, KWDI, PSAI dan lainnya.