BOGOR, CEKLISSATU -- Camat Megamendung, Ridwan S.Sos., masuk dalam tiga besar kandidat Camat terbaik se-Kabupaten Bogor, selain Camat Cigombong dan Gunung Putri.
Berdasarkan kinerja dan program kerja yang telah dilaksanakannya sesuai dengan fungsi atributif dan delegatif, Camat Megamendung beserta jajaran dibantu para Kepala Desa sukses melaksanakan program-program prioritas sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat.
Antara lain, pelayanan administratif kecamatan yang representatif dan ramah anak, berkoordinasi aktif dengan desa-desa untuk memastikan program prioritas berjalan sesuai arahan Bupati Bogor, mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan serta menangguhkan penyaluran anggaran desa hingga ada bukti visual pelaksanaan kegiatan kebersihan.
Baca Juga: Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Anak Muda Kabupaten Bogor Manfaatkan Keberadaan Balai Latihan Kerja
Dalam bidang pendidikan, Camat Megamendung berinisiatif dan berpartisipasi aktif memfasilitasi pembukaan SMP Negeri 4 Megamendung dan melakukan merger tujuh sekolah dasar untuk efisiensi dan peningkatan mutu pendidikan.
Dalam upaya mengatasi kemacetan sejak tahun 2000, sejak tahun 2024 menginisiasi pelebaran dan peningkatan jalan alternatif lingkar selatan dengan mendorong swadaya masyarakat melalui hibah tanah untuk pelebaran jalan di titik-titik rawan kemacetan. Hal ini sudah terrealisasi dengan jumlah hibah 1.400 bidang tanah. Jika dirupiahkan menghemat APBD sebesar Rp4,248 miliar.
Dalam upaya mendukung kemajuan pariwisata, Camat Megamendung
Camat Megamendung membentuk Linmas Wisata sebagai upaya mengurai kemacetan serta menjaga premanisme berkedok tukang parkir atau Pak Ogah di sepanjang jalur wisata.
Baca Juga: Mitigasi Bantaran Sungai, Karang Taruna Kecamatan Bogor Selatan Susuri Cisadane
Di bidang kesehatan, melakukan program penekanan angka stunting melibatkan pengusaha sebagai bapak asuh, penguatan posyandu, pemberdayaan kader, edukasi gizi keluarga, dan integrasi lintas sektor untuk efektivitas program kesehatan ibu dan anak.
Sedangkan dalam penanganan bencana dan tanggap darurat yang terjadi di Megamendung, bekerjasama dengan pihak swasta melalui program CSR non-APBD dengan biaya kurang lebih Rp400 juta. Pembangunan jembatan rawayan secara cepat hanya dalam waktu delapan hari kerja.
Selain itu, Camat Megamendung sukses menyelesaikan batas wilayah Desa Cipayung dan Desa Cipayung Girang yang berlarut-larut selama 32 tahun. Pada tahun 2024 diinisiasi oleh Camat Megamendung untuk diselesaikan melalui pendekatan mediasi, kolaborasi, dan komunikasi intensif.
Kecamatan Megamendung mendapatkan penghargaan lunas PBB dan PPAT terbaik se-Kabupaten Bogor, dibuktikan dengan meningkatnya pendapatan bidang pajak dari target Rp130 miliar terrealisasi Rp230 miliar.
Ditambah lagi juara satu pawai ta'aruf tingkat Kabupaten Bogor dan mewakili Kabupaten Bogor dalam MTQ tingkat Provinsi Jawa Barat.
"Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kecamatan dan Kepala Desa serta berkoordinasi dengan lintas sektor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ucap Camat Megamendung, Ridwan, dalam acara Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Jumat (30/5/2025).
Sementara itu, Wakil Bupati Bogor H Ade Ruhandi SE mengapresiasi langkah dan program nyata yang telah dilakukan Camat Megamendung bersama para Kades se-Megamendung.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan ratusan bibit pohon kepada para Kades agar kondisi alam Kabupaten Bogor lebih asri dan mengurangi bencana alam.
(Acep Mulyana)
Comment