BOGOR, CEKLISSATU – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan menyiagakan berbagai fasilitas dan tenaga kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik, hari H Lebaran, hingga arus balik.
Sebanyak 22 rumah sakit, 25 puskesmas, serta layanan UPTD PSC 119 disiagakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan 212 personel kesehatan, didukung 25 ambulans di puskesmas, 4 ambulans PSC, serta 6 ambulans motor untuk mempercepat penanganan kondisi darurat.
Untuk memperkuat pelayanan di lapangan, Dinas Kesehatan membuka pos pelayanan kesehatan sementara yang disesuaikan dengan posko kepolisian di sejumlah titik strategis Kota Bogor. Pos tersebut berada di Terminal Baranangsiang, Simpang Yasmin, Simpang Bubulak, Simpang BORR, Eks Bogor Plaza, PDAM Bogor Timur, serta Simpang Empang.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026, Pergerakan Warga Diprediksi Tembus 143,9 Juta Orang
Setiap pos kesehatan diisi oleh tenaga medis yang terdiri dari satu perawat dan satu pengemudi ambulans, dengan dokter yang bersiaga secara on call. Pos kesehatan beroperasi dalam dua shift, yakni pukul 08.00–14.00 WIB dan 14.00–21.00 WIB.
Dinas Kesehatan juga menyiagakan PSC 119 dan Emergency Medical Team (EMT) untuk merespons cepat berbagai kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, kasus gawat darurat, hingga kondisi kritis lainnya sebelum pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan.
Comment