BOGOR, CEKLISSATU.COM - Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menegaskan, Kecamatan Bogor Tengah merupakan etalase kota yang harus ditata secara optimal, sehingga mampu merepresentasikan wajah kota secara keseluruhan.
Hal tersebut disampaikan Dedie Rachim usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bogor Tengah di Hotel Onih, Jalan Paledang, Kamis (15/1/2026).
“Bogor Tengah sebagai etalase Kota Bogor, garis depan. Di sini ada alun-alun, pusat kuliner, dan tempat-tempat strategis. Namun kondisinya masih banyak yang harus kita beri sentuhan-sentuhan agar ke depan Bogor Tengah benar-benar menjadi representasi Kota Bogor secara keseluruhan,” ujar Dedie Rachim.
Menurut Dedie, penataan wilayah di Kecamatan Bogor Tengah saat ini masih belum optimal.
Meski demikian, Pemerintah Kota Bogor lanjutnya, terus melakukan berbagai upaya pembenahan agar kawasan tersebut lebih tertata dan nyaman.
“Treatment-treatment sedang kita persiapkan dan mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama ini bisa menjadi solusi penataan. Misalnya di Jalan Dewi Sartika, Sawojajar, Nyi Raja Permas, MA Salmun, dan Merdeka akan kita tata ulang,” katanya.
Selain itu, Dedie menyoroti sejumlah kawasan di sekitar Pasar Bogor yang sedang melaksanakan pembongkaran bangunan pasar. Ia meminta agar area seperti Lawang Seketeng, Pedati, Jalan Roda, Jalan Bata, dan Jalan Suryakencana disterilkan demi kelancaran proses pembongkaran.
“Saya minta yang bersinggungan dengan pembongkaran pasar itu steril. Kalau tidak, proses pembongkaran bisa memakan waktu lebih lama dan itu tidak efisien,” ujarnya.
“Saya mengimbau para pedagang untuk segera pindah ke Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua. Jalan Roda sudah pasti tidak bisa ada PKL lagi karena akan kita tutup untuk alat berat dan truk pembongkaran, termasuk Jalan Bata, Jalan Pedati, dan Lawang Seketeng,” lanjutnya.
Baca Juga: Wali Kota Bogor Sebut 2026 Awal Sinyal Kebaikan, Sejumlah Pejabat Dapat Promosi Jabatan
Dedie juga meminta para camat dan lurah untuk aktif menyampaikan informasi tersebut kepada para pedagang agar proses penataan berjalan lancar.
“Jadi saya minta Pak Camat dan Pak Lurah menyampaikan ini. Intinya, mulai sekarang para pedagang silakan memindahkan aktivitas ke dalam pasar. Ke depan, seluruh wilayah Kota Bogor harus tertata, rapi, bersih, teratur, dan membanggakan, karena ini adalah representasi Kota Bogor,” tutup Dedie Rachim.
Comment