KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM - Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan Gedung Sektor Pemadam Kebakaran (Damkar) Sentul City di Kecamatan Babakan Madang pada Rabu (17/12/2025).
Ia menegaskan peruntukan sektor Damkar Sentul City bukan hanya untuk kawasan perumahan, melainkan untuk seluruh masyarakat sekitar.
Lalu, Ia menyebut tujuan utama kehadiran sektor ini adalah keselamatan warga serta memperpendek jarak dan waktu respons saat terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Bersama DPRD Sepakati Raperda Pengelolaan Sampah Jadi Peraturan Daerah
Ia juga mengapresiasi dukungan Sentul City dan menyatakan Pemerintah Kabupaten Bogor siap memperluas jaringan layanan Damkar melalui skema kolaborasi serupa dengan pihak swasta.
“Tentunya terima kasih atas apresiasi yang diberikan Sentul City, messnya layak, bersih, representatif, dan mudah-mudahan seluruh personil nyaman, saya yakin mudah-mudahan bencana tidak pernah terjadi di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyatakan sektor Damkar Sentul City telah disiapkan dengan personel dan unit operasional yang memadai.
Baca Juga: Jaro Ade Ajak 416 Kades di Kabupaten Bogor Sisihkan Dana Desa untuk Bantu Korban Bencana di Sumatera
"Kita menyiapkan di sini 36 personel plus 2 jadi ada dansek, wadansek, 3 regu masing2 danru, dan 6 tim; 3 tim pemadam 3 tim penyelamatan seluruhnya,” kata Yudi.
Dari sisi sarana, Yudi menjelaskan unit yamg disiagakan meliputi armada pemadaman hingga penyelamatan air.
"Unit yg kita siapkan 2 unit tempur 1 unit water rescue dan 1 unit penyelamat,” ujarnya.
Ia juga mengatakan penguatan peralatan akan terus dilakukan.
"Yang 1 unit tempur, mulai minggu depan efektif januari yg disampaikan pak bupati unit skylift sudah ada tapi tingginya baru sekitar 16 meter belum maksimal,” kata Yudi.
Terkait cakupan layanan, kata Yudi, sektor Damkar Sentul City memiliki wilayah manajemen kebakaran (WMK) yang fokus pada Babakan Madang dan sebagian Sukaraja.
Comment