BOGOR, CEKLISSATU.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Deklarasi Kecamatan Tangguh Bencana sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya cuaca ekstrem yang berpotensi memicu berbagai bencana

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jalan Pool Bina Marga No. 2, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kamis (30/4/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, yang hadir didampingi Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan bahwa deklarasi ini merupakan upaya pemerintah dalam menghadapi intensitas cuaca ekstrem yang kian meningkat.

“Ini bagian dari upaya kita bersama, terutama menyikapi dan mengantisipasi cuaca ekstrem yang belakangan ini semakin meningkat intensitasnya. Catatan kita, curah hujan mencapai 120 mm per hari,” ungkap Dedie.

Baca Juga: BPBD Kota Bogor Gerakkan 27 Keltana dalam Aksi Mitigasi Serentak

Menurut Dedie bahwa kondisi tersebut tidak lagi sekadar fenomena pemanasan global, melainkan telah mengarah pada situasi bencana iklim.

“Bukan hanya global warming, tapi ini sudah menjadi climate disaster. Jadi memang harus diantisipasi, apalagi Bogor yang sebelumnya tidak mengalami curah hujan seekstrem ini, kini menjadi sangat ekstrem. Karena itu, teman-teman di kecamatan harus siap siaga,” ujarnya. 

Selanjutnya Dedie menjelaskan, pembentukan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) memiliki peran penting dalam edukasi, penyebaran informasi, serta komunikasi kepada masyarakat terkait kebencanaan. Selain itu, Kencana juga diharapkan mampu melakukan upaya mitigasi secara maksimal.