BOGOR, CEKLISSATU - Pengerjaan akses. sementara untuk kendaraan roda dua (KR2), di Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis telah dipastikan rampung 100 persen, akan tetapi jalur itu belum dapat dibuka karena masih menunggu izin lintasan dari pihak Balai Besar Teknik perkeretaapian Jawa Barat.
"Kami masih menunggu izin lintasan dari balai besar perkeretaapian Jawa Barat Bandung."jelas Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim Kepada Wartawan saat meninjau JPO Paledang, Rabu, (20/8/2025)
"Mengingat R2 ini akan tetap melewati underpass dan underpass sampai dengan saat ini masih dalam proses penguatan pemasangan bronjong penguatan TPT yang itu tentu menjadi bagian dari masalah keselamatan pengendara Jadi kalau kita sudah selesai dari BTP sudah selesai tentu bisa dimanfaatkan warga."sambungnya.
Baca Juga: Akses Jalan Saleh Danasasmita Kota Bogor Segera Dibuka, Dedie Rachim: Hanya Boleh Dilalui Roda Dua
Lebih lanjut Dedie mengatakan, sesuai dengan janji pemerintah terkait akses jalan sudah siap per tanggal 17 Agustus kemarin, akan tetapi masyarakat harus menunggu dan bersabar sedikit hingga proses penguatan semua nya selesai hingga dinyatakan aman untuk dilintasi.
"Kita bisa lihat waktu itu, masih ada bocoran-bocoran, tebingnya harus di kikis dulu tambah penguatan bronjong dan lain sebagainya. Jadi usahanya sudah maksimal, walau bagaimanapun keselamatan harus diutamakan." terang nya.
Selain itu, Pemerintah Kota Bogor telah mempersiapkan juga pengadaan lahan baru trase untuk R4 yang sampai saat ini sedang di upayakan juga.
"Diluar itu tentu kalau sudah jalan nanti kita coba cari alternatif rekayasa untuk yang R4 apakah nanti kita minta melalui jalur lain yang lebih bagus karenakan R2nya sudah terpecah." tuturnya.
Terkait adanya pengerjaan underpass Dedie menegaskan bahwa itu merupakan proyek strategis nasional dibawah kementerian perhubungan dengan pelaksananya Balai Besar Teknik Perkeretaapian Jawa Barat yang bekerjasama dengan PT KAI.
"Underpass baru tulis itu proyek strategis nasional dibawah kementerian perhubungan yang pelaksananya adalah balai besar Tehnik perkeretaapian Bandung Jawa Barat karena itu bagian dari proyek strategis nasional, karena area milik PT KAI milik kementerian perhubungan, sedangkan untuk yang di jalan saleh danasasmita itu tanggung jawab pemerintah Kota Bogor."paparnya.
"Jadi ada pembagian bukan semuanya tanggung jawab Kota karena sudah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional."tutupnya
Comment