BOGOR, CEKLISSATU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima laporan kejadian bencana alam berupa tembok rumah di wilayah Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan ambruk yang dipicu cuaca ekstrem.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 19 April 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Namun, laporan baru diterima BPBD Kota Bogor pada Senin, 20 April 2026, pukul 09.10 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, serta kondisi tembok rumah yang sudah lapuk.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Bogor Semalam, BPBD Catat Sejumlah Bencana di Berbagai Wilayah
“Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras dan kondisi bangunan yang sudah tidak kuat,” ujar Dimas Tiko dalam keterangannya saat di konfirmasi.
Laporan awal disampaikan oleh warga sekitar melalui media sosial. Tim BPBD Kota Bogor kemudian bergerak ke lokasi pada Senin, 20 April 2026, pukul 09.15 WIB dan menyelesaikan penanganan pada pukul 10.45 WIB di hari yang sama.
Tembok rumah ambruk akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama, ditambah kondisi bangunan yang telah lapuk.
Peristiwa terjadi di Kampung Cipaku Skip RT 003/RW 006, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Kejadian ini mengakibatkan tembok rumah milik Ibu Tita Rosita ambruk pada bagian kamar tidur dan ruang tengah. Rumah tersebut dihuni oleh 1 kepala keluarga dengan total 4 jiwa (2 laki-laki dan 2 perempuan).
BPBD Kota Bogor melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) telah melakukan asesmen dan dokumentasi di lokasi kejadian. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta RT/RW setempat. Korban terdampak membutuhkan hunian sementara (huntara).
Unsur yang Terlibat BPBD Kota Bogor, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Kelurahan Cipaku, RT/RW setempat
Comment