“Limpasan airnya masuk dan menggenangi kurang lebih 12 rumah warga di bawahnya. Selain itu, saluran air PDAM juga terkena dampaknya, tapi alhamdulillah teman-teman PDAM cepat merespons dengan melakukan penutupan agar arus air bisa dikurangi,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara dari BPBD, sebanyak 12 rumah, 18 kepala keluarga (KK), dan sekitar 60 jiwa terdampak akibat kejadian ini. Meski demikian, tidak ada korban luka maupun jiwa yang dilaporkan.
“Alhamdulillah sementara ini untuk korban luka tidak ada, semua sehat walafiat. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak wilayah untuk menyiapkan rumah kontrakan, hunian sementara (huntara), atau fasilitas lain bagi para korban. Aula kelurahan juga kami siapkan sebagai tempat sementara,” ucap nya.
Baca Juga: Angin Kencang dan Longsor Tutup Akses Jalan di Citeureup, Pohon Tumbang Timpa Mobil Kijang
BPBD juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak.
Tak lupa, Dimas mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat intensitas hujan di Kota Bogor masih tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Imbauannya pastinya kepada warga masyarakat Kota Bogor tetap siap, karena kesiapan kita merupakan indikator keselamatan. Kalau berteduh, cari tempat yang aman, jangan di bawah pohon. Dan mari bersama-sama menjaga kebersihan saluran air agar tidak tersumbat, karena banyak kejadian disebabkan hal itu,” pungkasnya.
Comment