BOGOR, CEKLISSSATU- Trauma dan takut Gempa Magnitudo 5, 6 meguncang Cianjur pada Senin siang  22 November 2022 lalu, Satu keluarga asal Kampung Mangun, Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang, Cianjur Jawa Barat memilih mengungsi ke rumah keluarganya di Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng Kabupaten Bogor.


Satu keluarga itu berjumlah 16 orang terdiri dari orang tua, remaja dan anak kecil serta satu orang bayi dan ibu hamil.

Salah satu korban gempa Dikdik Sugilar 55 tahun mengatakan saat itu gempa berlangsung cepat dan guncangannya sangat kencang. Rumahnya, anak dan keluarganya yang lain  hancur.

"Termasuk lembaga pendidikan istri saya mengajar  praktek menjahit hancur,"kata Didik Sugilar kepada wartawan.

Bahkan istrinya kata Didik yang saat itu sedang mengajar bersama  dua muridnya sempat tertibun material bangunan. Beruntung langsung bisa diselamatkan meksipun bagian kepala dan kakinya mengalami luka memar.

Baca Juga : PPP Sebut Mayoritas DPW Usulkan Ganjar Pranowo Capres 2024

"Ada luka di kepala dan kakinya pincang karena tertimpa material bangunan beruntung langsung bisa diselamatkan ,"katanya.

Didik mengatakan, dirinya mengungsi ke Bogor ke rumah menantunya yang berada di Kecamatan Leuwisadeng. Didik tiba di Bogor menggunakan ambulans relawan.

"Ke sini di jemput mobil ambulans relawan dua balik ambulans ke Cianjur karena keluarga banyak awalnya ada 19 sekarang tinggal 16 orang yang tiga orang kembali lagi ke Cianjur,"katanya.

Didik mengatakan, untuk kondisi keluarganya saat ini  mengalami pusing-pusing karena benturan di kepala. Sementara untuk orang tuanya laki laki berusia 73 tahun saat ini setelah tiba di Bogor langsung dibawa ke RSUD Leuwiliang lantaran mengalami patah tulang punggung.

"Dan saat ini harus dilakukan operasi masih di ruang IGD,"katanya.

Sementara itu menurut anak Didik yang sedang hamil Winda Puspitarahayu menceritakan saat kejadian dirinya berada di dalam rumah. Bahkan kondisi yang sedang didalam rumah itu sempat tertimpa reruntuhan genting dan terpaksa harus keluar merangkak untuk menyelamatkan dirinya dibantu oleh suaminya.

"Saya berhasil menyelamatkan diri merangkak keluar dibantu Suami karena guncangannya sangat kencang alhamdulilah sebelum rumah saya ambruk berhasil menyelamatkan diri,"katanya