JAKARTA, CEKLISSATU – Pemerintah menyiapkan lahan 1A dan 1C Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara untuk digarap investor.

Berdasarkan data Otorita IKN (OIKN) menunjukkan, total luas lahan di kawasan 1B yaitu 2.037 hektare dan zona 1C seluas 1.758 hektare.

Lahan seluas 800 hekatare itu disiapkan untuk digarap oleh investor atau pelaku usaha yang berminat untuk menanamkan modal di Ibu Kota baru tersebut.

Baca Juga : Tambahan Insentif Bakal Diberikan Untuk Dorong Investasi di IKN

Sedangkan Lahan KIPP Zona 1A merupakan government core activity.

“Lahan 1B dan 1C itu yang dibuka untuk investor. Yang tertarik sudah banyak, ada rumah sakit, sekolah, termasuk commercial area pasti,” kata Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja kepada wartawan di Jakarta, Jumat 26 Mei 2023.

Endra menuturkan, sekitar 30-40 persen lahan IKN akan dikembangkan oleh investor sementara 60-70 persen akan dikembangkan area hijau guna mewujudkan konsep forest smart city yang diusung pemerintah dalam pembangunan IKN.

Sementara itu, pada tahap pertama pembangunan IKN, pemerintah menawarkan 800 hektare yang mencakup 500 hektare di zona 1B dan 300 hektare di zona 1C.