JAKARTA, CEKLISSATU - Pemerintah akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Desember 2022. Realisasi penyaluran BLT BBM saat ini baru setengah dari alokasi anggaran.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati  berharap BLT BBM ini membantu masyarakat di akhir tahun.

"Ini saya harapkan membantu masyarakat menjelang akhir tahun terutama untuk kelompok masyarakat bawah," ujar Sri Mulyani, saat Konferensi Pers APBN KiTa 

Ia juga mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk BLT BBM sebesar Rp 12,4 triliun dan sampai saat ini baru terealisasi sebesar Rp 6,21 triliun. Sisa dari alokasi BLT BBM akan dibayarkan pada Desember 2022.

Baca Juga : Dikabarkan 40 Orang Hilang Akibat Gempa Cianjur, Polri Turunkan Anjing Pelacak

"Ini sekarang sudah direalisir Rp 6,21 triliun karena memang Kementerian Sosial sengaja membayarkannya separuh dulu dan nanti separuh akan mulai dibayarkan pada bulan Desember ini," ujarnya.

Dengan demikian, sampai akhir tahun ini realisasi penyaluran BLT BBM sudah Rp 12,4 triliun. BLT BBM ini ada karena pemerintah menaikkan harga BBM beberapa waktu lalu.

"Jadi nanti realisasinya akan mencapai Rp 12,4 triliun tapi penyaluran sampai dengan akhir Oktober memang dibuat dan didesain separuh dulu," ujarnya.