BANDUNG, CEKLISSATU.COM – Polda Jabar komitmen menjaga stabilitas pangan dengan melakukan gerakan pangan murah berbasis komunitas.
Beberapa komunitas seperti ojek pangkalan, ojek online, supir angkutan memanfaatkan gerakan pangan murahbyang dilakukan Polda Jabar dalam rangka HUT ke-80 RI itu juga.
Gerakan pangan murah tersebut bekerja sama dengan Perum BULOG dan berlangsung selama lima hari, yakni mulai tanggal 13 hingga 17 Agustus 2025, bertempat di Lapangan Tenis Polda Jawa Barat. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Dirreskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, salah satu komoditas utama yang disalurkan dalam gerakan pangan murah ini adalah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
Beras ini dijual kepada masyarakat dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp11.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasaran.
Untuk menjaga pemerataan distribusi, Polda Jabar membatasi pembelian maksimal 2 pack per orang, dengan masing-masing pack berisi 5 kilogram.
Baca Juga: Polsek Dramaga Hadiri Zoom Bersama Pangdam III Siliwangi, Bahas Gerakan Pangan Murah TNI dan Bulog
Dengan demikian, masyarakat bisa mendapatkan total maksimal 10 kilogram beras selama periode kegiatan berlangsung.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban masyarakat, tetapi juga mendukung program stabilisasi harga pangan nasional yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah,” ucap Wirdhanto Hadicaksono.
Melalui kegiatan itu, sambung Wirdhanto, mengatakan Polri ingin menunjukkan peran aktifnya dalam menjamin ketersediaan pangan yang merata dan terjangkau.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga Ciawi
Gerakan Pangan murah ini mengusung semangat #POLRIUntukMasyarakat dan menjadi bagian dari agenda transformasi Polri yang terus berupaya menjadi institusi yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi).
Tema itu selaras dengan upaya Polri menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan solutif.
Comment