BOGOR, CEKLISSATUPolres Bogor menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) guna menunjang kinerja keselamatan personel, dalam rangka Operasi Mantap Brata 2024, berlangsung di Mapolres Bogor, pada Kamis (07/12/2023) dan Jumat (08/12/2023).

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro yang diwakili oleh Waka Polres Bogor, Kompol Fitra Zuanda membuka langsung pelaksanaan pelatihan tersebut.

Kemudian memberikan sambutan kepada seluruh peserta pelatihan BHD, begitu juga sambutan pembuka langsung dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bogor, Dr. Kornadi, bersama tim dokter dan perawat IDI Kab Bogor yang akan memberikan Pelatihan Kepada Personel Polres Bogor tentang BHD.

Baca Juga : Jelang Pemilu 2024 Polres Bogor Jaga Material Logistik di Gudang KPU 24 Jam, Berikut Ini Rinciannya

“Kami ucapkan terima kasih kepada IDI bersedia melatih Polres Bogor, yang mana kegiatan ini bertujuan mengurangi risiko terjadinya hal yang tidak diinginkan pada masa pengamanan sebagai petugas Pemilu di lapangan,” ungkap Waka Polres Bogor, Kompol Fitra Zuanda, Kamis (07/12/2023).

6 Ft Pelatihan BHD Polres Bogor 2.webp
PELATIHAN: Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) guna menunjang kinerja keselamatan personel dalam rangka Operasi Mantap Brata 2024, berlangsung di Polres Bogor, pada Kamis (07/12/2023) dan Jumat (08/12/2023). FOTO: HUMAS POLRES BOGOR FOR CEKLISSATU.COM

Saat ini petugas kepolisian kurang lebih hampir 600 personel yang mengikuti Pelatihan BHD dibagi menjadi dua hari.

Ketua IDI Kab Bogor, Dr. Kornadi mengatakan, keadaan jantung berhenti saat ini menjadi penyebab tertinggi kasus kematian di dunia. 

Karena dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan tidak tahu kapan salah satu faktor disebabkan oleh berbagai kondisi dan lingkungan yang beragam. 

“Untuk itu kita di sini, untuk melatih membantu mengarahkan bagaimana cara teknik untuk pertolongan awal dengan menolong nyawa seseorang pasca terkena henti jantung,” ucap Dr. Kornadi.

Sejak dini sebelum kegiatan Operasi Mantap Brata 2024 yang semakin padat, personel Polres Bogor dituntut untuk bisa menerapkan teknik BHD

Karena akan sangat berguna saat terjadi apabila ada orang yang membutuhkan BHD, dan para petugas kepolisian yang bertugas di lapangan dan di manapun berada sudah siap dalam menjalankan tugas penuh rasa tanggung jawab, serta bisa membantu menolong nyawa orang lain.