BOGOR, CEKLISSATU - Pasangan nomor urut 5 Pilwalkot Bogor Dokter Rayendra dan Eka Maulana mendwngar keluahan mengenai kesejahteraan guru honorer.
Menurut Dokter Rayendra, gaji honorer guru sangat lah kecil. Bahkan ada di salah satu sekolah negeri di Kota Bogor ada gaji guru honorer sebesar 1,6 juta per bulan dan dibayar tiga bulan.
Padahal, kata Dokter Rayendra, tugas guru honorer berat mencerdaskan anak bangsa.
Baca Juga : Lazismu Kabupaten Bogor Santuni Ratusan Anak Yatim, Dhuafa, Lansia hingga Guru Honorer
"Tapi saya bekerja sama dengan orang tua menggalang melalui peraturan menteri dan peraturan gubernur juga, kita menggalang dan komite dan akhirnya guru guru swasta bisa kita bantu," kata Dokter Rayendra.
Tapi, lanjut Dokter Rayendra, kalau meliputi skup besar nanti dipelajari dulu kira-kira anggarannya dari mana untuk membuat guru outsourcing atau honorer bisa lebih sejahtera.
"Karena itu benar-benar harus dipikirkan, tidak bisa saya bilang nanti saya akan naikan dua kali lipat tidak bisa, anggarannya ada tidak, karena APBD Kota Bogor cuman Rp 3,2 Triliun" ucap Dokter Rayendra.
Baca Juga : Mendikbud Nadiem Makarim Sebut 774 Ribu Guru Honorer Sudah Lolos Seleksi ASN PPPK
Dokter Rayendra mengatakan, dana longgar cuman Rp500 miliar tidak cukup buat apa-apa.
"Karena buat pendidikan, buat kesehatan itu udah diambil 40% dari sumber APBD," ujar Dokter Rayendra.
Untuk diketahui, pasangan calon nomor urut 5, Dokter Rayendra dan Eka Maulana juga akan memberikan subsidi untuk sekolah swasta bagi keluarga kurang mampu.
Baca Juga : Bawa Lakon Karya Ayi G Sasmita, Mahasiswi UNIDA Bogor Juara 3 Pasanggiri Monolog Basa Sunda
"Kami tidak hanya berencana membangun sekolah negeri baru, tetapi juga ingin mendukung sekolah-sekolah swasta dengan memberikan subsidi, agar anak-anak dari keluarga miskin tetap bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tandas Dokter Rayendra.
Comment