BOGOR, CEKLISSATU – Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor ukir prestasi di Pasanggiri Monolog Basa Sunda, yang diselenggarakan di Bandung.
Mahasiswi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNIDA Bogor Anna Nur Aulia berhasil menjadi juara ke-3 pada Pasanggiri Monolog Basa Sunda.
Anna Nur Aulia mahasiswi UNIDA Bogornitu berhasil mengalahkan puluhan mahasiswa berbagai kampus pada ajang Pasanggiri Monolog Basa Sunda yang diselenggarakan di Universitas Padjajaran Bandung.
Baca Juga : Parodi Teaterikal Tim Penggerak PKK
Anna yang juga seorang pegiat seni teater, membawakan lakon berjudul Sulaya karya Ayi G Sasmita.
Ia memilih naskah tersebut karena merasa karakter dalam Sulaya sangat cocok dengan dirinya, terutama dalam hal emosi sedih.
Sulaya mengisahkan seorang wanita yang terlalu mempercayai cinta hingga merelakan segalanya, termasuk kehormatannya, kepada pria yang dicintainya, yang akhirnya membawa masalah besar dalam hidupnya.
Baca Juga : Teater Diksastrasia Unpak Gelar Pementasan Tunggal, Adaptasi Komedi Tali Jodo
Meskipun mengalami tantangan dalam penggunaan bahasa Sunda, yang tidak biasa digunakannya sehari-hari, Anna berhasil mengatasi kesulitan tersebut.
Ia mendalami karakter dan emosi yang diperlukan untuk memperkuat penampilannya dalam monolog tersebut.
“Aku senang bisa melakukan pertunjukan monolog lagi di kampus luar dan membawa nama UNIDA Bogor,” ucapnya.
Baca Juga : UNIDA Bogor Latih Warga Kembangkan UMKM, Ini Kata Sekdes Banjarsari
Dia mengatakan, bagi siapapun yang ingin meluapkan bakatnya di luar, jangan pernah memikirkan rasa gagal atau merasa tidak bisa sebelum memulai.
“Keberhasilan itu bermula dari ketidakbisaan dan kegagalan. Hal itu membuat kita belajar untuk terus memperbaiki apa yang perlu diperbaiki,” jelas Anna.
Kompetisi Pasanggiri Monolog Basa Sunda diikuti oleh banyak seniman berbakat dari perguruan tinggi seni ternama di Jawa Barat dan Banten.
Baca Juga : UNIDA Bogor Latih UMKM Desa Soal Inovasi Usaha Lewat Digital Marketing
Meski menghadapi persaingan yang ketat, Anna tetap optimis dan berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus mengharumkan nama UNIDA Bogor di dunia seni teater monolog.
(Febrian Batara Aditya Rahman)
Comment