BOGOR, CEKLISSATU - Sosok Ridwan Kamil saat ini sedang hangat diperbincangkan di dunia politik, sebab Gubernur Jawa Barat (Jabar) ini digadang-gadang bakal menentukan sikap politiknya untuk masuk ke salah satu parpol (partai politil) dalam waktu dekat.
Menyikapi hal itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN), Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa di bulan Desember mendatang, format koalisi akan menjadi lebih jelas.
"PAN sangat akrab dengan Kang Emil. Kang Emil ada di hati dari teman-teman PAN, dan Kang Emil menganggap PAN spesial," ucap Bima kepada awak media belum lama ini.
Wali kota Bogor ini mengaku PAN sangat terbuka, pembicaraan itu sudah ada. Biarpun begitu, Bima menegaskan pihaknya memberikan waktu kepada Kang Emil untuk berkomunikasi dengan semua sehingga saatnya tiba pilihannya tepat.
"Kita semua sangat welcome, tetapi kita kembalikan tergantung dari Kang Emil," ungkapnya.
Sebelumnya, Bima menilai bahwa Kang Emil dari posisi calon presiden (capres) di Pemilu 2024 mendapat posisi ke empat atau kelima, namun kalau posisi calon wakil presiden (cawapres) Kang Emil yang terkuat sekarang.
"Wapres terkuat dari semua adalah Ridwan Kamil, tetapi apakah kedekatan dengan PAN itu cukup untuk membawa Kang Emil menjadi wapres dari KIB, yaa kita tunggu saja nanti karena kan wapres dari KIB itu harus diterima oleh partai lainnya seperti Golkar dan PPP," katanya.
Comment