Alumni Turki Indonesia juga menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan pertahanan. Dalam sektor industri pertahanan, Indonesia dan Turki telah berhasil mengembangkan kendaraan tempur lapis baja, seperti tank Harimau dan Kaplan, yang diproduksi oleh PT Pindad bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Turki, FNSS.  

Baca Juga: Singkirkan Turki 2-1, Belanda Tantang Inggris di Semifinal Euro 2024

Selain itu, Alumni Turki Indonesia mendorong pemerintah kedua negara untuk memperkuat diplomasi publik melalui pendekatan people-to-people diplomacy, terutama dengan meningkatnya jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Turki serta interaksi antara generasi muda dari kedua negara dalam bidang kebudayaan dan pendidikan.  

Baca Juga: Cristian Ronaldo Bahagia Portugal Pastikan Lolos ke 16 Besar

Kunjungan Presiden Erdoğan ke Indonesia diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis antara kedua negara, tidak hanya dalam aspek politik dan ekonomi, tetapi juga dalam membangun hubungan masyarakat yang lebih erat di masa mendatang.

(Febrian Batara Aditya Rahman)