BOGOR, CEKLISSATU — Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda sukses menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar dengan mengusung tema “Inovasi Pemerintahan Daerah: Strategi, Tantangan, dan Implementasi di Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang FISIP D.303, Kampus Universitas Djuanda, dan dihadiri oleh mahasiswa lintas angkatan serta dosen FISIP Universitas Djuanda.
Dekan FISIP UNIDA Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kesediaan narasumber dan antusiasme mahasiswa. “Kegiatan ini penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa tidak hanya dari sisi teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dari dunia pemerintahan. Ini sejalan dengan kurikulum yang menekankan pada pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning),” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber, Isman, AP., M.Si, seorang Analis Kebijakan pada Badan Pengembangan dan Penelitian (BPP) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai tantangan dan strategi inovatif yang dijalankan pemerintah daerah dalam menjawab tuntutan transformasi digital, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan publik yang efisien, akuntabel, dan responsif.
Baca Juga: Mahasiswa FISIP Unida Raih Juara 3 Lomba Komunikasi Nasional
Dalam paparannya, Isman menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci utama perbaikan layanan publik dan peningkatan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, inovasi tidak hanya soal penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan cara pikir dan pendekatan pelayanan yang lebih berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Inovasi pemerintahan itu bukan hanya soal digitalisasi atau aplikasi, tetapi soal keberanian mengubah proses yang rumit menjadi lebih sederhana, cepat, dan transparan. Pemerintah daerah harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan meresponsnya secara kreatif dan kolaboratif,” ujar Isman.
Comment