Pendekatan tersebut, lanjutnya, terbukti membuahkan hasil. Banyak lulusan MTsN 3 Bogor berhasil diterima di berbagai sekolah favorit, seperti Taruna Nusantara, MAN Insan Cendekia Serpong, hingga SMK Analisis Kimia Bogor (Smakbo). Bahkan, sekolah tersebut mengklaim mampu mengirim sekitar 23 siswa setiap tahun ke Smakbo.

Selain itu, MTsN 3 Bogor juga mencatat keberhasilan besar dalam penerimaan peserta didik di sekolah "Maung", dengan sekitar 104 siswanya berhasil lolos pada tahun pertama pembukaan sekolah tersebut. Capaian itu disebut menjadi salah satu alasan kunjungan Dirjen Pendidikan Islam ke MTsN 3 Bogor.

Hilman menambahkan, keberhasilan itu tidak lepas dari pendampingan intensif guru BK kepada siswa dan orang tua selama proses pendaftaran sekolah. Pendampingan tersebut membuat proses pemilihan sekolah berjalan lebih terarah dan minim keluhan dari wali murid.

Baca Juga: 109 SD di Kabupaten Bogor Dimerger Jadi 53 Sekolah, Disdik: Demi Pendidikan Lebih Baik

"Kami kumpulkan orang tua, kami dampingi sejak awal, kami ajak berdiskusi sehingga mereka tidak kebingungan saat menentukan pilihan sekolah anak," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hilman juga menjelaskan bahwa MTsN 3 Bogor menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang mulai dijalankan sejak 2025. Kurikulum tersebut merupakan penguatan Kurikulum Merdeka dengan memasukkan nilai-nilai keagamaan, termasuk cinta kepada Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.