BOGOR, CEKLISSATU — Dalam upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini, Sekolah Bogor Raya bersama TK Kuncup Harapan mengadakan mini workshop bertajuk “Membacakan Buku untuk Anak dengan Metode Read Aloud” khusus bagi para orangtua. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 20 Februari 2025 ini menghadirkan Ibu Agnes Budi Kuntari, M.Pd., seorang pendidik sekaligus pegiat literasi, penulis buku, dan anggota tim advokasi Forum Taman Bacaan Masyarakat Ramah Anak.  

Melalui workshop ini, Ibu Agnes Budi Kuntari—akrab disapa Ibu Tari—memaparkan pentingnya membacakan buku kepada anak menggunakan metode read aloud atau membaca nyaring. Ia menjelaskan bahwa teknik ini tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan bahasa anak, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antara orangtua dan anak, serta menumbuhkan kecintaan membaca sejak usia dini.  

Baca Juga: Sekda Ajat Rochmat Ajak ASN Kabupaten Bogor Tingkatkan Literasi Melalui Program Selasa Membaca

“Read aloud bukan sekadar membaca buku keras-keras, tetapi juga tentang membangun koneksi, menanamkan imajinasi, dan menciptakan pengalaman membaca yang menyenangkan bagi anak,” ungkap Ibu Tari dalam sesi pemaparannya.

 

Selain materi teori, peserta juga mendapatkan tips praktis untuk menerapkan metode read aloud di rumah, seperti memilih buku yang sesuai usia anak, menggunakan intonasi yang menarik, hingga menciptakan waktu khusus untuk membaca bersama.  

Workshop ini juga menjadi momentum spesial karena bertepatan dengan perayaan World Read Aloud Day yang diperingati setiap tanggal 5 Februari. Antusiasme para orangtua terlihat dari interaksi aktif selama sesi berlangsung. Mereka berbagi pengalaman, mengajukan pertanyaan, hingga mendiskusikan tantangan dalam membangun kebiasaan membaca di rumah.  

Baca Juga: Mahasiswa KKN-T FISIP UNIDA Gelar Gerakan Cerdas dan Kreatif Bagi Anak-Anak Desa Jogjogan

“Kegiatan ini membuka wawasan saya tentang cara yang lebih efektif membacakan buku untuk anak. Saya jadi lebih semangat untuk meluangkan waktu membaca bersama anak setiap hari,” ujar salah satu peserta workshop.  

Sekolah Bogor Raya dan TK Kuncup Harapan berharap melalui kegiatan ini, orangtua semakin terdorong untuk menghadirkan buku sebagai bagian dari keseharian anak. Keduanya berkomitmen untuk terus mendukung gerakan literasi keluarga demi menciptakan generasi masa depan yang gemar membaca dan memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

(Febrian Batara Aditya Rahman)